Berita

Pertemuan kedua Presiden Joko Widodo dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri setelh di Batu Tulis, Bogor/RMOL

Politik

Kalau PDIP Usung Puan, Jokowi yang Pusing

MINGGU, 19 MARET 2023 | 03:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, di Istana Negara pada Sabtu (18/3) dinilai merupakan upaya untuk melobi persoalan capres-cawapres yang akan diusung PDIP.

“Itu mungkin baru tahap permulaan. Ke depan bakal terjadi intensitas pertemuan Mega dengan Jokowi. Menilik-nilik siapa yang akan dicapreskan oleh Megawati di PDIP. Puan kah atau Ganjar kah?” kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin, kepada Kantor Berita Politik RMOL melalui sambungan telepon, Sabtu (18/3).

Menurut Ujang, jika Megawati pada akhirnya mengusung Puan Maharani, maka Jokowi merasa belum aman setelah dirinya usai menjabat Presiden RI kelak. Berbeda dengan Ganjar Pranowo, akan merasa lebih aman nantinya.


“Karena kalau Puan sudah membuat pusing Jokowi. Kalau Ganjar kan bisa membuat aman Jokowi. Kan itu yang lebih penting,” kata pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia itu.

Atas dasar itu, pertemuan di Istana Negara tersebut memberikan sinyal Jokowi sedang berupaya melobi Megawati agar mengusung jagoannya di Pilpres 2024 nanti, yaitu Ganjar Pranowo.

“Ini sudah masuk tahun politik, ini sudah masuk tahap pencapresan dan pendaftaran capres di September tahun 2023, maka ya suka tidak suka bisa suka ya, Jokowi bisa saja melobi Megawati untuk bisa mengusung Ganjar. Atau bisa juga mengusung siapa saja yang dikehendaki oleh Jokowi,” kata Ujang.

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri bertemu dengan Presiden Joko di Istana Negara pada Sabtu (18/3). Pertemuan Megawati dan Jokowi ini merupakan pertemuan kedua setelah sebelumnya bertemu di Istana Batu Tulis Bogor.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, dalam pertemuan tersebut dibahas sejumlah hal strategis tentang bangsa dan negara.

“Tentu saja dibahas berbagai hal penting terkait dengan pelaksanaan Pemilu 2024,” kata Hasto dalam keterangannya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Bawaslu Minta Masukan Insan Pers Maksimalkan Kinerja Pengawasan Pemilu

Jumat, 04 September 2026 | 04:41

Dihadiri Kapolri, Apel Kebangsaan dan Kemah Nasional PUI 2026 Bidik Kaderisasi Pemuda

Jumat, 04 September 2026 | 04:14

Jangan Sampai Indonesia jadi Jalur Lalu Lintas Narkoba Internasional!

Jumat, 04 September 2026 | 03:59

PTUN Jakarta Kukuhkan PERKAPI sebagai Organisasi Kurator yang Sah

Jumat, 04 September 2026 | 03:39

PBB Perkuat Regenerasi dan Siapkan Kader Muda Rebut Kursi Parlemen 2029

Jumat, 04 September 2026 | 03:19

TNI Perkuat Pendidikan Siswa SMP di Papua Selatan

Jumat, 04 September 2026 | 02:52

Kasus Keracunan MBG Marak Lagi, Kepala BGN Mengaku Terpukul dan Drop

Jumat, 04 September 2026 | 02:26

Harga Pertamax Tidak Naik, Daya Beli Masyarakat Terjaga

Jumat, 04 September 2026 | 01:48

Kuasa Hukum Bantah Febrie Terima Rp40 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Jumat, 04 September 2026 | 01:20

Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok

Jumat, 04 September 2026 | 00:59

Selengkapnya