Berita

Ilustrasi/Net

Global

Bagikan Konten Propaganda, Pengguna Facebook di Vietnam Ditangkap

JUMAT, 17 MARET 2023 | 22:56 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Akibat menyebarkan konten propaganda tentang pemimpin Partai Komunis Vietnam, seorang pengguna Facebook ditangkap aparat kepolisian pada Jumat (17/3).

Kementerian Keamanan Publik menyebut Phan Thi Thanh Nha, 39 tahun, ditangkap karena diduga mencoba memfitnah para pemimpin Partai Komunis Vietnam dan negara.

"Pelaku berupaya memutarbalikkan dan mencemarkan nama baik para pemimpin Partai Komunis Vietnam dan negara," ungkap pernyataan kementerian seperti dimuat CNA News.


Nha yang aktif memposting artikel dan video sejak 2018 lalu, juga dituduh merekrut anggota untuk Pemerintah Nasional Sementara Vietnam yang berbasis di AS. Itu adalah sebuah kelompok yang terdaftar oleh Vietnam sebagai organisasi teroris.

Meskipun reformasi ekonomi telah meningkatkan keterbukaan terhadap perubahan sosial, Partai Komunis yang berkuasa di Vietnam tetap mempertahankan kebijakannya untuk melakukan sensor ketat terhadap media.

Pemerintah tidak menoleransi kritik yang diarahkan kepada mereka dan telah memenjarakan puluhan orang yang berani melawan.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya