Berita

Wakil Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB Maman Imanulhaq/RMOL

Politik

Usai Cak Imin Ancam KIR Bubar Jika Prabowo Pilih Ganjar, Maman: PKB Tidak Pernah Mbalelo

JUMAT, 17 MARET 2023 | 13:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) selalu mengedepankan loyalitas dan komitmen terhadap sebuah kesepakatan, termasuk masalah Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) dengan Partai Gerindra.

Oleh karena itu, PKB akan memegang teguh komitmen KIR yang antara lain mengenai penentuan capres dan cawapres diserahkan kepada Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.  

Demikian disampaikan Wakil Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB Maman Imanulhaq menanggapi pernyataan Cak Imin mengancam KIR bubar jika Prabowo akan berduet dengan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 nanti.


“PKB itu terkenal menjadi partai yang kalau dia masuk kekuasaan dia akan loyal, tidak pernah mbalelo. Begitu pula ketika kita komitmen dengan Gerindra maka kita terus akan membicarakan itu dengan Gerindra,” tegas Maman kepada wartawan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (17/3).

Sebab, kata Maman, PKB juga tidak pernah melakukan pertemuan apapun dengan partai lain dalam rangka mengambil kesepakatan tanpa memberitahu Gerindra selaku mitra koalisi.

“Kalau itu terjadi ternyata ada wacana lain, seperti yang dikatakan oleh Hasyim Djojohadikusumo, maka kita tentu akan baik-baik bertanya kepada Gerindra dan tentu PKB sebagai partai yang independen besar, akan mencari jalan yang terbaik untuk tetap memiliki calon pemimpin nasional,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menegaskan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) yang digagas PKB dan Gerindra akan bubar jika Prabowo Subianto punya skenario menggaet Ganjar Pranowo sebagai cawapres di Pilpres 2024.

"Ya berarti koalisinya bubar dong," kata Cak Imin di Kantor DPP PKB, Jakarta, Kamis (16/3).

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya