Berita

Seminar nasional Mahakamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (17/3)/RMOL

Politik

Romo Magnis Heran Bakal Capres-Cawapres Cuma Sibuk Cari Dukungan, Visi Misi Diabaikan

JUMAT, 17 MARET 2023 | 10:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sejumlah nama yang digadang-gadang bakal menjadi calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) cenderung lebih banyak membicarakan soal dukung-mendukung semata. Padahal idealnya, para kandidat membicarakan visi dan misinya untuk kemajuan bangsa dan negara Indonesia ke depan.

Demikian disampaikan Ahli Filsafat Franz Magnis Suseno dalam seminar nasional Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI bertajuk “Menyongsong Kontestasi Demokrasi; Mencari Wakil Rakyat yang Bervisi” di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (17/3).

“Kombinasi capres dan cawapres dapat membuat kita ragu-ragu. Yang terus dibicarakan hanya siapa dengan siapa, dukungan dari partai mana dan sebagainya,” kata Romo Magnis.


Menurut Romo, para capres dan cawapres maupun partai politik sedianya menjawab tantangan yang akan dihadapi bangsa Indonesia ke depan. Dengan cara mengejawantahkannya melalui tindakan yang konkret.

“Kalau anda dipilih menjadi presiden serta wakil presiden, begitu pula kalau anda dipilih untuk mewakili kami, tindakan apa yang akan anda ambil? Manakah kebijakan anda untuk memajukan bangsa?” kata Romo Magnis.

Dalam seminar nasional tersebut, turut hadir Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja; Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Prof. J. Kristiadi; Politisi PKB, Maman Imanulhaq; dan Ahli Hukum, Abdul Chair Ramadhan. Sementara Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari urung hadir, dan diwakili oleh Komisioner KPU RI, Yulianto Sudrajad.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya