Berita

Penduduk di distrik Chiradzulu, Malawi berjalan ke tempat pengungsian dengan membawa barang-barang yang masih bisa diselamatkan/Net

Dunia

Luluh Lantak Akibat Topan Freddy, Presiden Malawi Minta Bantuan ke Negara Tetangga

KAMIS, 16 MARET 2023 | 11:16 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Setelah Topan Freddy menewaskan lebih dari 200 orang, pemerintah Malawi berjanji akan memberikan bantuan maksimal kepada para pengungsi.

Janji disampaikan oleh Presiden Lazarus Chakwera ketika mengunjungi kamp-kamp evakuasi di Blantyre pada Rabu (15/3), dan menghadiri pemakaman massal dari korban badai.

Dalam pernyataannya, Chakwera mengatakan pemerintah telah menyisihkan sekitar 1,6 juta dolar AS (Rp 24,7 miliar) untuk membantu ribuan orang yang terdampak topan di distrik Malawi Selatan.


“Saya akan segera menyerukan rapat kabinet untuk mengesahkan apa yang sejauh ini telah kami anggarkan untuk krisis ini," kata presiden, yang dimuat VOA News pada Kamis (16/3).

Presiden juga telah meminta bantuan dari negara-negara tetangga untuk mengerahkan pesawat penyelamat guna membantu Malawi dalam upaya pencarian yang kini masih berlangsung.

Sebab lebih dari 35 jalan di wilayah selatan dilaporkan masih terkena dampak banjir, sehingga sulit bagi pemerintah memberikan bantuan.

“Kami sedang berkonsultasi dengan mitra pembangunan kami untuk membantu, sehingga kami dapat membantu orang-orang yang terkena dampak parah Topan Freddy," tambahnya.

Sejauh ini, pemerintah sendiri telah menyumbangkan beberapa jenis barang bantuannya, seperti tepung, pakaian, dan ember. Meski begitu, pengungsi mengatakan mereka masih kekurangan makanan, pakaian, air bersih hingga sabun mandi di tempat pengungsian.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya