Berita

Kepulauan Kermadec, Selandia Baru/Net

Global

Gempa 7,1 Skala Richter Guncang Selandia Baru, Tidak Ada Ancaman Tsunami

KAMIS, 16 MARET 2023 | 09:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Gempa berkekuatan 7,1 Skala Richter melanda wilayah Kepulauan Kermadec, Selandia Baru pada Kamis (15/3) waktu setempat.

Geoscience Australia melaporkan gempa berpusat di sekitar 1.000 km timur laut Pulau Utara Selandia Baru, pada kedalaman 10 km pada hari Kamis, menurut

Geoscience Australia awalnya melaporkan gempa tersebut berkekuatan 6,8 sebelum kemudian mengubahnya menjadi 7,1 SR.


Biro Meteorologi Australia memastikan tidak ada ancaman tsunami ke wilayahnya akibat gempa tersebut.

Hal serupa juga disampaikan Badan Manajemen Darurat Nasional Selandia Baru Civil Defence juga mengatakan tidak ada risiko bagi Selandia Baru setelah gempa tersebut.

"Tidak ada ancaman tsunami di Selandia Baru setelah gempa M7.0 di Kepulauan Kermadec Selatan," katanya dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari 7News.

"Ingat, jika gempanya panjang atau kuat, menjauhlah (selamatkan diri)," lanjut pernyataan itu

Sistem Peringatan Tsunami AS mengatakan, gelombang berbahaya diperkirakan terjadi di beberapa pantai.

“Gelombang tsunami yang mencapai 0,3 meter hingga 1 meter di atas permukaan air pasang mungkin terjadi di beberapa pesisir Kepulauan Kermadec,” bunyi peringatan tersebut.

"Gelombang tsunami diperkirakan kurang dari 0,3 meter di atas permukaan air pasang untuk pantai Fiji, Selandia Baru, dan Tonga," lanjutnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya