Berita

Sampah menumpuk di jalanan Paris setelah pekerja kebersihan melakukan aksi mogok massal atas protes RUU reformasi pensiun/Net

Dunia

Pengumpul Sampah Prancis Perpanjang Mogok, Jalanan Makin Dipenuhi Sampah dan Tikus Liar

RABU, 15 MARET 2023 | 08:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penumpukan sampah di jalan-jalan Paris yang sudah menggunung selama beberapa hari diperkirakan akan semakin parah setelah para petugas kebersihan memutuskan untuk memperpanjang pemogokan hingga 20 Maret mendatang.

Keputusan memperpanjang aksi diambil setelah senat meloloskan rancangan undang-undang reformasi pensiun yang diusulkan pemerintah.

"Para pekerja memutuskan untuk memperpanjang pemogokan mereka untuk kedua kalinya," lapor CNEWS, mengutip serikat pekerja, Selasa (14/3).


Surat kabar Le Figaro melaporkan saat ini telah lebih dari 5.000 ton sampah membusuk di jalanan dengan tikus mengaduk-aduk tumpukan sampah.

Menteri Transportasi Negara Clement Beaune telah mengkritik Walikota Paris Anne Hidalgo karena tidak melakukan apa-apa saat sampah menumpuk di ibu kota.

"Ibukota telah menjadi sampah raksasa di udara terbuka," kata Clement Beaune, sambil menyebutkan risiko kesehatan masyarakat.

"Saya menghormati pemulung yang mogok. Tetapi ketika seseorang bertanggung jawab atas kota besar, dan ibu kota khususnya, mereka juga memiliki tanggung jawab untuk bertindak," katanya.

Prancis diguncang aksi protes berminggu yang dilanjutkan dengan pemogokan massal para pekerja. Jutaan orang memprotes rencana reformasi pensiun pemerintah.

Pekerja dan serikat pekerja mengadakan demonstrasi untuk keenam dan ketujuh kalinya sejak Januari hingga Maret, dan pemogokan diperpanjang hingga minggu ini di beberapa sektor, termasuk transportasi kereta api, kilang minyak, dan pengumpulan sampah.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya