Berita

Mantan Direktur Utama PT Transjakarta, M Kuncoro Wibowo/Net

Politik

Putusan Dirut Transjakarta Mundur Karena Berurusan dengan KPK Sudah Tepat

RABU, 15 MARET 2023 | 04:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Langkah M Kuncoro Wibowo mengundurkan diri sebagai Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) karena harus berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi dinilai sudah tepat.

“Saya kira seorang pejabat di BUMD apalagi sebagai Dirut harus bisa fokus pada tugasnya. Jika yang bersangkutan sedang dalam pemeriksaan KPK tentu Pak Kuncoro akan terbagi perhatiannya. Jadi langkah mundur dari jabatannya adalah tepat,” ujar Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Mohamad Taufik Zulkifli, dikutip Kantor Berita RMOLJakarta, Selasa (14/3).

Menurut Taufik, PT Transjakarta memerlukan pembenahan secara komprehensif. Sebab, belakangan makin marak kejadian yang menimpa pelanggan Transjakarta. Baik pelecehan, keamanan, hingga kecelakaan.


“PT Transjakarta sedang sangat memerlukan perhatian Pemprov DKI untuk dibenahi," kata Taufik.

Terpisah, Pejabat Humas Direktorat Jenderal Imigrasi, Achmad Nur Saleh mengatakan, pihaknya telah mencegah perjalanan luar negeri untuk warga atas nama M Kuncoro Wibowo. Pencegahan ini merupakan permintaan KPK.

Kuncoro dicegah ke luar negeri sejak 10 Februari hingga 10 Agustus 2023.

“Saat ini WNI atas nama M Kuncoro Wibowo tercantum dalam daftar Pencegahan usulan KPK berlaku 10 Februari 2023 sampai dengan 10 Agustus 2023,” ucap Achmad Nur Saleh.

Pencegahan KPK sendiri biasanya dilakukan saat suatu perkara sudah naik ke tahap penyidikan. Namun hingga kini KPK belum membeberkan perkara apa yang menyeret Kuncoro.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya