Berita

Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Timur, Wahono Saputro (masker hitam berkacamata) selesai diperiksa KPK di Jakarta/RMOL

Hukum

Enam Jam Diperiksa, Kepala KPP Madya Jaktim Wahono Saputro Bungkam

SELASA, 14 MARET 2023 | 17:11 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tidak ada sepatah kata pun yang keluar dari mulut Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Timur, Wahono Saputro usai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait ketidakwajaran harta kekayaan pejabat Kementerian Keuangan.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, Wahono menjalani pemeriksaan sejak pukul 09.00 WIB di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (14/3). Ia baru selesai diperiksa oleh tim Direktorat Pendaftaran dan Pemeriksaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK pada pukul 15.57 WIB.

Praktis, sosok yang ikut terseret dalam penelusuran LHKPN milik mantan pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Rafael Alun Trisambodo ini diperiksa selama enam jam.


Saat bertemu wartawan yang telah menunggu di area Gedung Merah Putih KPK, Wahono tidak memberikan pernyataan apa pun, meskipun banyak pertanyaan telah dilontarkan awak media.

Wahono lebih memilih diam hingga pergi meninggalkan Gedung Merah Putih KPK menggunakan kendaraan pribadinya.

Sebelumnya, Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan mengatakan, berdasarkan analisis data di LHKPN Rafael, istri Rafael tercatat sebagai pemegang saham di dua perusahaan bidang perumahan di Minahasa Utara bersama dengan istri Wahono.

Wahono terakhir melaporkan harta kekayaan pada periode 2021 ke KPK, 7 Februari 2022. Ia tercatat punya harta sebesar Rp 14.312.289.438 (Rp 14,3 miliar).

Untuk temuan kejanggalan harta kekayaan Rafael, KPK sudah meningkatkan status ke tahap penyelidikan untuk menemukan dugaan tindak pidana dan sosok yang bisa dipertanggungjawabkan secara hukum.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya