Berita

Wakil Ketua Umum Gerindra Budi Djiwandono saat ditemui di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/3)/RMOL

Politik

Bukan Ganjar, Gerindra Tegaskan Cak Imin Calon Terkuat Dampingi Prabowo

SELASA, 14 MARET 2023 | 12:43 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wacana menduetkan Prabowo Subianto dengan Ganjar Pranowo sulit untuk direalisasikan.

Wakil Ketua Umum (Waketum) Gerindra, Budi Djiwandono menegaskan bahwa saat ini partainya masih terikat komitmen dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melalui Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).

"Patut digarisbawahi, bahwa saat ini kami kan ada kerjasama politik dengan PKB dan kerjasama politik tersebut, saya ingatkan kembali bahwa mengenai capres dan cawapres itu akan ditentukan oleh Pak Prabowo dan Pak Muhaimin Iskandar," kata Budi saat ditemui di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (14/3).


Dengan begitu, kata Budi, untuk saat ini Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) masih berpegang teguh kalau dua Ketua Umum partai dalam koalisi ini merupakan pasangan calon presiden dan wakil presiden 2024 mendatang. Atau dengan kata lain, kata Budi, calon pendamping terkuat Prabowo Subianto untuk bertarung di pilpres nanti adalah Ketum PKB Muhaimin Iskandar.

"Kalau saya boleh katakan, karena kita sekarang lagi ada koalisi dengan PKB, saya rasa Pak Muhaimin Iskandar adalah calon terkuat untuk menjadi pendamping Pak Prabowo," tegasnya.

Bagi Gerindra, wacana menduetkan Prabowo dengan Ganjar hanyalah opini yang sengaja dibentuk dan merupakan hal wajar dalam dunia politik yang dinamis.

"Ya menurut saya, itu kan terjadi, karena pembicaraan masyarakat juga. Minggu lalu ada kunjungan bareng. Ya, kita akan lihat ke depan,” demikian Budi Djiwandono.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

KDM Didukung DPRD Hentikan Alih Fungsi Lahan di Gunung Ciremai

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:49

DPD Soroti Potensi Tumpang Tindih Regulasi Koperasi di Daerah

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:25

Monumen Panser Saladin Simbol Nasionalisme Masyarakat Cijulang

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:59

DPRD Kota Bogor Dorong Kontribusi Optimal BUMD terhadap PAD

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:45

Alasan Noe Letto Jadi Tenaga Ahli Pertahanan Nasional

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:22

Peran Pelindo terhadap Tekanan Dolar AS

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:59

Retribusi Sampah di Tagihan Air Berpotensi Bebani Masyarakat

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:47

DPRD Kota Bogor Evaluasi Anggaran Pendidikan dan Pelaksanaan SPMB

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:20

Noe Letto Tegaskan Tidak di Bawah Bahlil dan Gibran: Nggak Urusan!

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Jabar di Bawah Gubernur Konten Juara PHK

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Selengkapnya