Berita

PAN Banyuwangi konsolidasi kader untuk siapkan desain pemenangan 8 Dapil/RMOLJatim

Politik

Gelar Konsolidasi, PAN Banyuwangi Siapkan Desain Pemenangan Pemilu 2024

SENIN, 13 MARET 2023 | 04:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

 Menghadapi Pemilu 2024, Partai Amanat Nasional (PAN) Banyuwangi menggelar konsolidasi penguatan kader dan para bakal calon legislatif (Bacaleg). Hal itu sekaligus menyiapkan desain pemenangan di 8 Daerah Pemilihan (Dapil).

Hal itu dikatakan Sekretaris DPD PAN Banyuwangi, Mukson Fadillah, saat memberikan arahan kepada pengurus dan bacaleg dalam konsolidasi kader di cafe Surya Futsal Glagah, Minggu (12/3).

Mukson mengaku telah mendesain rencana pemenangan di tiap dapil. Salah satunya adalah menjadikan setiap kader sebagai 'Relawan Harapan' untuk menuju Banyuwangi basis PAN.


"Setiap kader adalah basis relawan harapan, itulah sebabnya kita buat program Banyuwangi basis PAN, ini bukan hanya untuk Pemilu Legislatif (Pileg), tapi juga sebagai relawan pemenangan calon Presiden (Capres) dan calon Wakil Presiden (Cawapres) Partai Amanat Nasional, InsyaAllah," katanya, dikutip Kantor Berita RMOLJatim.

Hal ini sekaligus untuk mengejawantahkan Jawa Timur basis PAN, sesuai hasil keputusan Rakorwil PAN Jatim.

Sejauh ini, struktur bakal calon legislatif (Bacaleg) Banyuwangi hampir rampung. Sejalan dengan itu PAN terus berupaya melakukan evaluasi proses.

"Bacaleg-bacaleg sudah kita siapkan, mereka adalah wajah-wajah yang layak di perjuangkan, mereka layak mewakili rakyat Banyuwangi," tegasnya.

Namun demikian, DPD PAN Banyuwangi masih membuka kesempatan bagi siapa saja yang berminat mengabdi dan membangun daerah dengan cara menjadi anggota DPRD. PAN, kata dia, akan mendampingi hingga terpilih.

"InsyaAllah partai akan membantu pembiayaan saksi, APK, agar setiap dapil nanti terpilih satu anggota DPRD," ujar Bacaleg DPRD Dapil Banyuwangi 6 ini.

Sementara itu, politikus senior PAN Banyuwangi, H Juwaini, memberikan sedikit bocoran strategi untuk meraih suara.

"Kita sudah lakukan pertemuan sifatnya door to door langsung dengan masyarakat penting, tapi tidak mungkin semua akan ditemui tatap muka. Karena itu strategi digital juga diperlukan untuk memenuhi jumlah tingkat pengenalan caleg," ungkapnya.

Selain konsolidasi kader, Juwaini menyebut pihaknya juga tengah gencar kampanye politik jalan tengah. Yaitu, politik yang merangkul semua golongan.

"Kita memang bukan negara agama. Tapi, kebangsaan dan agama saling melengkapi berlandaskan pada moral agama dan menjadi rahmat bagi sekalian alam. Ini terus yang kami kampanyekan. Dengan jalan tengah itu kita bisa stabil dari berbagai kalangan," tambahnya.

Juwaini menyebut kampanye itu penting. Dia mengibaratkan hal itu laiknya matahari yang bersinar, seperti logo PAN.

"Matahari itu memberikan kasih sayangnya enggak membeda-bedakan. Siapa saja dapat kehidupan, sinar matahari itu sama," ujar Bacaleg Dapil Banyuwangi 1 itu. 

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya