Berita

Wakil Presiden Maruf Amin saat sambutan di acara ulang tahunnya ke-80 yang dirangkai dengan Launching Buku berjudul “80 Tahun Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin. Kiai Wapres, Wapres Kiai”, di Kempinski Grand Ballroom, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (11/3)/RMOL

Politik

Maruf Amin Minta Maaf, Merasa Belum Berbuat Banyak untuk Negara

SABTU, 11 MARET 2023 | 15:16 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Di saat genap berumur 80 tahun pada 11 Maret 2023 hari ini, Wakil Presiden Maruf Amin menyampaikan kegalauannya dan merasa belum maksimal berkontribusi untuk bangsa dan negara Indonesia.

Hal tersebut ia sampaikan saat memberi sambutan di acara ulang tahunnya yang ke-80 yang dirangkai dengan peluncuran buku berjudul “80 Tahun Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin. Kiai Wapres, Wapres Kiai”, di Kempinski Grand Ballroom, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (11/3).

“Saya sendiri merasa umur saya panjang, 80 tahun. Tapi nilai yang saya berikan itu tidak banyak, sangat sedikit,” ujar Maruf Amin.


Mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini mengibaratkan, umurnya yang panjang tidak lebih baik dan bermanfaat jika dibandingkan dengan umur Nabi Muhammad SAW.

“Ini usia yang melebihi umur Nabi. Nabi cuma 63 tahun. Saya diberi 80 tahun,” katanya.

“Banyak umur yang panjang masanya tapi sedikit faedah dan manfaatnya. Sebaliknya, banyak umur yang sedikit masanya tapi banyak manfaat faedahnya,” sambungnya menegaskan.

Oleh karena itu, mantan Rais Aam Pengurus Besar Nadlatul Ulama (PBNU) ini menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh elemen bangsa, karena merasa belum bisa maksimal berkontribusi untuk rakyat.

“Oleh karena itu, saya ingin mohon maaf sebagai tokoh agama, dalam kiprah saya di Nahdlatul Ulama sampai saya menjadi Rais Aam, tentu juga di Majelis Ulama sampai jadi ketua umum, dan juga kapasitas saya sebagai Wakil Presiden,” ucapnya.

“Saya yakin, apa yang saya berikan jauh dari yang semestinya. Oleh karena itu mohon ampun kepada Allah SWT karena saya tidak bisa menggunakannya dengan seharusnya,” demikian Maruf menambahkan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Konflik Memanas di Yaman Selatan, RI Dukung Saudi Gelar Konferensi Damai

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:16

Kuasai 51,57 Persen Hak Suara, Danantara Tetap Jadi Pemegang Saham Mayoritas Telkom

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:03

Bank Raya Perkenalkan Kartu Digital Debit Visa di Momentum Tahun Baru 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:50

Investor di Asia Hati-hati Sikapi Gejolak Politik Global

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:36

Rencana Prabowo Bangun 1.100 Kampung Nelayan Tahun 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:28

Kebijakan Chromebook Era Nadiem Rawan Dikriminalisasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Bukan Sejahtera, Rakyat Indonesia Bahagia karena Beriman!

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Menlu AS akan Bertemu Pejabat Denmark Soal Akuisisi Greenland

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:21

Pertama di Indonesia, BRI Raih Sertifikasi TMMi Level 3

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:13

Swasembada Harus Berdampak pada Stabilitas Harga Pangan

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:11

Selengkapnya