Berita

Menteri Luar Negeri Melanie Joly/Net

Dunia

Kanada Terbitkan Larangan Impor Baja dan Aluminum Rusia

SABTU, 11 MARET 2023 | 09:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kanada mengatakan pada Jumat (10/3) bahwa mereka melarang impor semua produk aluminium dan baja Rusia.  

Pengumuman itu dimuat di situs resmi pemerintah, suatu langkah yang menurut Ottawa bertujuan untuk menghapus kemampuan Rusia mendanai perangnya melawan Ukraina.

"Setiap warga Kanada yang berada di dalam negeri atau yang di luar negeri, dilarang untuk mengimpor, membeli atau memperoleh besi, baja, tabung besi atau baja, pipa dan profil berongga, aluminium dan barang-barangnya dari Rusia," isi pengumuman tersebut dan mulai berlaku sejak diumumkan.


Menteri Keuangan Chrystia Freeland mengatakan pada Jumat, bahwa larangan impor baja dan aluminium akan membantu melemahkan invasi Moskow ke Ukraina.

“ Ukraina dapat dan harus memenangkan perang ini. Kami terus melakukan segala yang kami bisa untuk memotong atau membatasi pendapatan Rusia yang digunakan untuk mendanai invasi ilegalnya ke Ukraina,” kata Freeland dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Reuters.

Angka dari Departemen Perindustrian menunjukkan bahwa Kanada mengimpor produk baja senilai 208 juta dolar AS dari Rusia pada tahun 2021,  dan 79 juta dolar AS pada tahun lalu.

Kanada juga mengimpor aluminium senilai 44 juta dolar AS dari Rusia pada tahun 2021, dan 16 juta dolar AS pada tahun lalu.

Menteri Luar Negeri Melanie Joly mengatakan, "Kami dapat melihat seberapa banyak kami mengisolasi rezim Rusia saat ini - karena kami perlu melakukannya secara ekonomi, politik, dan diplomatik - dan apa dampaknya juga pada masyarakat."

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya