Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

China: AS Politisasi Teori Asal Usul Covid-19 Tanpa Bukti

KAMIS, 09 MARET 2023 | 23:46 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

China mendesak Amerika Serikat (AS) untuk berhenti mempolitisasi penyelidikan asal usul dari Covid-19. Alih-alih, Beijing meminta  Washington untuk mengungkap informasi tentang bio-lab mereka di Fort Detrick dan di seluruh dunia.

Hal tersebut dikatakan oleh jurubicara Kementerian Luar Negeri, Mao Ning pada Kamis (9/3). Ia mengatakan bahwa AS telah bersikeras menuduh China tanpa bukti apapun.

"Pihak AS telah bersikeras mempolitisasi, menginstrumentasi, dan mempersenjatai pelacakan asal usul, dengan menggaungkan teori kebocoran laboratorium tanpa bukti apapun untuk mencoreng dan menyerang China," ujarnya, yang dimuat CGTN.


Menurut Mao Ning, AS tidak pernah mengundang kelompok ahli Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) ke AS untuk studi bersama atau membagikan data awal apapun.

Dalam penjelasannya itu, ia menegasakan bahwa China  selalu mendukung dan berpartisipasi dalam penelusuran asal usul wabah yang berbasis sains global.

Namun, menurutnya, politisasi yang dilakukan AS hanya akan menghambat kerja sama berbasis sains, mengganggu upaya bersama untuk memerangi pandemi, dan merusak mekanisme tata kelola kesehatan global.

Untuk itu, China mendesak AS untuk tidak menutup mata terhadap kekhawatiran dunia, yang juga mencemaskan tentang pangkalan bio-militer mereka di Fort Detrick, yang labnya juga memiliki kemungkinan untuk bocor.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya