Berita

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat, Andi Arief/Net

Politik

Khofifah jadi Cawapres Anies, Andi Arief: Jauh di Bawah AHY

KAMIS, 09 MARET 2023 | 17:10 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Demokrat merespons santai Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bakal diusung menjadi cawapres Anies Baswedan.

Menurut Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat, Andi Arief, ketua umumnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) jauh lebih berpotensial menjadi cawapres buat Anies Baswedan.

"Ya Khofifah juga potensial ya, tetapi bahwa berdasarkan survei dia menjadi tidak potensial. Lihat survei cawapres atau survei capres kan sangat jauh di bawah AHY," kata Andi Arief kepada wartawan, Kamis (9/3).


Andi mengurai, dalam rilis sejumlah lembaga survei, duet Anies-AHY jauh lebih banyak dipilih masyarakat ketimbang duet Anies-Khofifah.

Menurutnya, data kuantitatif dari survei itu sudah bisa menjawab kemungkinan-kemungkinan pemasangan tokoh yang akan mendampingi Anies Baswedan sebagai cawapres. Bagi Andi, jika pertimbangan Khofifah disandingkan dengan Anies untuk meraup suara pemilih Nahdlatul Ulama (NU), AHY juga merupakan tokoh NU.

Tak hanya itu, kata Andi, apabila pertimbangan lainnya untuk meraup suara perempuan, AHY justru lebih populer di kalangan pemilih perempuan.

"Pemilih perempuan AHY juga banyak di Demokrat. Dan AHY banyak dipilih kaum perempuan," ujarnya.

Lebih lanjut, Andi Arief juga mengingatkan tentang Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) effect. Menurut dia, basis loyal SBY masih kuat di Tanah Air, termasuk di Provinsi Jawa Timur hingga Sumatera dan Indonesia Timur.

"Ini yang harus dihitung sebagai kekuatan, walaupun Pak SBY mungkin hanya menjadi pandito saat ini, tapi jejaknya masih ada dan masih kuat," tandasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya