Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Filipina Catat Wabah Flu Babi Afrika di Cebu

RABU, 08 MARET 2023 | 22:31 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Wabah flu babi Afrika di Filipina telah menyerang di provinsi Cebu tengah dengan puluhan babi dinyatakan positif terinfeksi.

Pihak berwenang Filipina telah mengerahkan tim tanggap darurat untuk mendeteksi tingkat infeksi pada ratusan babi di kota Carcar, Cebu.

Hasilnya, yang diumumkan Biro Industri Hewan Departemen Pertahanan Filipina pada Rabu (8/3), menunjukkan bahwa 58 dari 149 sampel darah babi dinyatakan positif terjangkit virus.


Menurut biro tersebut, wabah terbaru menambah daftar kasus demam babi Afrika aktif di 12 dari lebih dari 80 provinsi di Filipina.

Meski tidak berbahaya bagi manusia, tetapi flu itu sangat menular di kalangan babi.

Dimuat AFP, flu babi Afrika pertama kali terdeteksi di Filipina pada tahun 2019, mendorong pemusnahan ribuan babi dan secara signifikan mengurangi populasi babi domestik.

Pasokan daging babi domestik yang berkurang mendorong Filipina meningkatkan impor daging karena harga lokal melonjak, menambah tekanan pada inflasi.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya