Berita

Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam (ESDM), Sampe L Purba/Repro

Bisnis

ESDM: Transisi Energi Butuh Transparansi Produksi dan Ekspor

RABU, 08 MARET 2023 | 11:02 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Transparansi dalam hal produksi dan ekspor diperlukan dalam pelaksanaan transisi energi.

Hal itu disampaikan oleh Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam (ESDM), Sampe L Purba dalam sambutan di webinar Dialog Kebijakan EITI Indonesia bertema "Sejauh Mana Standar Transparansi EITI Telah Berjalan dan Mampukah EITI Mendukung Upaya Transisi Energi Berkeadilan?", Rabu (8/3).

Sampe L Purba mengatakan, Indonesia saat ini tengah memasuki era pembangunan hijau atau green development, di mana berdasarkan konsensus dunia, Indonesia telah sepakat mendukung langkah antisipasi perubahan iklim karena emisi gas rumah kaca.


Pemerintah, kata dia, telah menyusun berbagai program dan kebijakan dalam menghadapi transisi energi dari energi fosil ke energi ramah lingkungan.

“Tentunya tetap menenuhi kepentingan ekspektasi seluruh stakeholder, baik dari sisi ketahanan energinya afordabilitasnya, dan sustainabilitasnya terhadap lingkungan,” kata Sampe L Purba.

Dalam pelaksanaan transisi energi, sambungnya, erat kaitannya dengan industri ekstraktif, meskipun transisi ini memiliki risiko.

“Terutama Indonesia negara yang dianugerahi sumber daya alam. Kita memiliki ketergantungan cukup besar terhadap sumber daya alam, tetapi di saat yang sama, kita juga sangat tersebar dari timur ke barat, utara ke selatan di ribuan pulau,” katanya.

Oleh sebab itu, pihaknya meminta agar ada transparansi dalam pengelolaan transisi energi.

“Maka penting dalam hal ini memperhatikan transparansi produksi dan ekspor, informasi serta pendapatan pajak dan bukan pajak serta penerapan tenaga kerja dan juga perekonomian,” tutupnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya