Berita

Perempuan Korea/Ist

Dunia

Menilik Penghormatan Hak Perempuan di Korea Utara

RABU, 08 MARET 2023 | 10:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Hari Perempuan Internasional yang diperingati setiap tanggal 8 Maret menjadi pengingat bahwa masih banyak kaum perempuan di berbagai belahan dunia yang menderita karena hak-hak mereka dirampas.

Tetapi di sisi lain, ini juga menjadi pengingat bahwa penghormatan terhadap perempuan selalu digalakkan di Republik Rakyat Demokratik Korea (RRDK).

Di bawah perlindungan negara, kaum perempuan dapat menjalani kehidupan dengan bahagia dan setara. Mereka mendapatkan hak-hak sebagai makhluk sosial, termasuk hak pendidikan, bekerja, dan beristirahat, termasuk hak mendapat perawatan medis hingga hak politik.


Bagi RRDK, perempuan memiliki hak yang sama dengan laki-laki dalam hal penyelenggaraan negara, terlepas dari status atau latar belakang mereka. Mereka memiliki hak memilih dan dipilih, serta mengekspresikan pandangan.

Banyak dari kaum perempuan telah menjadi wakil Majelis Rakyat Tertinggi dan menduduki berbagai jabatan di semua tingkatan. Bahkan tercatat saat ini jumlah perempuan yang berada di pos-pos penting telah meningkat.

Hak-hak perempuan sendiri telah dilindungi dalam Konstitusi Sosialis, UU Keluarga, UU Kesehatan Masyarakat, UU Ketenagakerjaan Sosialis, UU Perawatan dan Pengasuhan Anak, serta peraturan perundang-undangan negara lain. Dasar aturan ini memberikan jaminan hukum atas kedudukan, peran dan hak perempuan.

Salah satu contoh perempuan di RRDK dapat menikmati haknya secara bebas adalah dengan mendapat pelayanan medis.

Perempuan yang melahirkan dan mengobati gangguan ginekologi akan mendapat pelayanan secara gratis di Rumah Sakit Bersalin Pyongyang.

Di Korea sendiri, perempuan yang melahirkan banyak anak dianugerahi gelar "Mother Hero" atau Ibu Pahlawan.

Baru-baru ini, perempuan yang melahirkan lebih dari tiga anak telah diberikan sertifikat khusus untuk perawatan medis. Sebagai bagian dari upaya ini, tidak hanya perempuan tetapi juga suami dan anak-anaknya yang belum tamat SMA bisa mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit manapun.

Pemeriksaan gratis juga diberikan oleh Institut Tumor Payudara. Mereka menyediakan fasilitas medis canggih dan obat-obatan dengan biaya negara bagi perempuan yang didiagnosis menderita penyakit mammae atau tumor payudara.

Dalam kehidupan sehari-hari, negara memberikan jaminan keselamatan kerja yang komprehensif bagi perempuan yang bekerja baik di lembaga pemerintahan, pabrik, maupun perusahaan.

Ibu pekerja dengan lebih dari tiga anak bekerja dengan jam kerja lebih sedikit daripada yang lain, tetapi mereka menerima upah yang sama dengan mereka.

Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, RRDK membuktikan diri sebagai negara yang mampu memberikan hak dan martabat perempuan.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya