Berita

Mantan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Bea Cukai Yogyakarta Eko Darmanto usai diperiksa KPK t8,5 jam terkait harta kekayaan tak wajar/RMOL

Hukum

Pejabat Bea Cukai Eko Darmanto Selesai Diperiksa KPK Selama 8,5 Jam

SELASA, 07 MARET 2023 | 17:57 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sama seperti mantan pejabat Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Rafael Alun Trisambodo, mantan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Bea Cukai Yogyakarta Eko Darmanto telah menjalani pemeriksaan selama 8,5 jam terkait harta kekayaannya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (7/3).

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, Eko Darmanto yang mengenakan kemeja warna putih dan masker warna ini telah selesai menjalani pemeriksaan pada pukul 17.40 WIB.

Eko mulai diperiksa oleh Direktorat Pendaftaran dan Pemeriksaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK sekitar pukul 09.15 WIB. Eko terlihat keluar dari ruang pemeriksaan bersama istrinya yang turut menemani Eko diperiksa oleh KPK.


Saat bertemu dengan wartawan, Eko menyempatkan untuk memberikan pernyataan kepada wartawan. Akan tetapi, istrinya tidak keluar bareng bersama Eko yang terlebih dahulu menemui wartawan, sang istri keluar melalui pintu yang ada di sebelah pintu utama bersama seorang perempuan lainnya.

Sebelumnya, Rafael selaku mantan Kepala Bagian Umum Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Jakarta Selatan II juga telah diperiksa selama 8,5 jam pada Rabu (1/3).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya