Berita

CEO Rosneft, Igor Sechin menggelar pertemuan pribadi dengan Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel akhir pekan lalu/Net

Dunia

Hadapi Kekurangan Energi, Presiden Kuba Temui Bos Perusahaan Minyak Rosneft Rusia

SELASA, 07 MARET 2023 | 15:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Di tengah kekurangan pasokan energi akibat pandemi Covid-19 dan sanksi AS, Kuba berusaha menjalin kerja sama dengan perusahaan minyak asal Rusia, Rosneft.

Itu diketahui setelah CEO Rosneft, Igor Sechin, menggelar pertemuan pribadi dengan Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel akhir pekan lalu.

Sechin mencoba meyakinkan bahwa diskusi yang berkaitan dengan Kuba akan langsung diawasi oleh pemimpin tertinggi Rusia, Vladimir Putin.


"Ketika menyangkut masalah yang berkaitan dengan Kuba, Putin mengawasi mereka secara langsung dan pribadi,” jelas Sechin, seperti dimuat Al-Arabiya pada Senin (6/3).

Akun Twitter Kepresidenan Kuba dalam sebuah pernyataan menyebut CEO Rosneft juga sempat bertemu dengan Wakil Perdana Menteri Kuba Ricardo Cabrisas untuk membahas kerja sama bilateral, terutama di sektor energi.  

Kuba berada di bawah embargo ekonomi AS sejak 1962 setelah revolusi Komunis yang dipimpin oleh mantan pemimpin Fidel Castro.

Sementara Rusia, yang juga terkena sanksi Barat atas konflik di Ukraina, berusaha memperkuat hubungan politik dan ekonomi dengan negara lain yang menentang apa yang disebutnya sebagai hegemoni AS.

Pada Februari lalu, Rusia memberikan hadiah berupa bantuan darurat kepada Kuba sebanyak 25.000 ton gandum untuk mengatasi kekurangan di pulau itu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya