Berita

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Salah Pilih Capres, Pemilu 2024 Kiamat buat PDIP

SELASA, 07 MARET 2023 | 15:11 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Cita-cita PDI Perjuangan untuk meraih kemenangan ketiga beruntun alias hattrick pada Pemilu 2024, bisa terwujud jika cermat dalam menentukan bakal calon presiden (Bacapres) yang akan diusung.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno mengatakan, PDIP sudah punya modal awal yang bagus menuju Pemilu 2024. Sehingga, jangan sampai modal itu menjadi sia-sia karena salah memilih figur.

"Sekalipun PDIP punya 20 persen ambang batas, tapi kalau salah pilih capres, akan menjadi kiamat bagi PDIP di 14 Februari 2024 nantinya," kata Adi saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (7/3).


PDI Perjuangan, lanjut Adi, memiliki sejumlah kader potensial untuk diusung menjadi bacapres. Sebut saja Puan Maharani, Ganjar Pranowo hingga Tri Rismaharini.

"PDIP sedang berhitung betul siapa yang bisa diusung untuk Pilpres," ungkap pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah itu.

Partai besutan Megawati Soekarnoputri ini menguasai suara terbesar pada pemilu 2019 dan meraih kursi DPR RI terbanyak yakni 128 kursi. Saat ini, PDIP juga menempati elektabilitas tertinggi dari berbagai survei politik.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

UPDATE

Polri Butuh Reformasi Kultural dan Tetap di Bawah Presiden

Kamis, 19 Februari 2026 | 01:30

Jokowi Dianggap Stres Akibat Gejala Post-Power Syndrome

Kamis, 19 Februari 2026 | 01:03

BPKH Limited Perkuat Fondasi Kedaulatan Ekonomi Haji

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:41

Inosentius Samsul Batal jadi Hakim MK Ternyata Ditugaskan ke Danantara

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:21

Polda Metro Tangkap Dua Pria Pembawa Ratusan Pil Ekstasi dari Lampung

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:03

Waketum PKB Tepis Klaim Jokowi soal Revisi UU KPK Inisiatif DPR

Rabu, 18 Februari 2026 | 23:40

BPKH Genjot Investasi Ekosistem Haji dan Siap jadi Pemain Global

Rabu, 18 Februari 2026 | 23:15

Santunan hingga Beasiswa Diberikan untuk Keluarga Prajurit yang Gugur

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:47

Penabrak Rumah Anak Jusuf Kalla Seorang Perempuan

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:40

Purbaya Curiga Isu Gratifikasi Pejabat Kemenkeu Diramaikan Pembenci

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:28

Selengkapnya