Berita

Juru Bicara Bidang Pencegahan KPK, Ipi Maryati/RMOL

Politik

Seluruh Insan KPK Serahkan LHKPN Sebelum Batas Akhir

SENIN, 06 MARET 2023 | 09:23 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sebagai bentuk transparansi harta kekayaan, Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) seluruh personel Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah mencapai 100 persen.

Juru Bicara Bidang Pencegahan KPK, Ipi Maryati, mengatakan, per 28 Februari 2023 pelaporan LHKPN seluruh insan KPK telah mencapai 100 persen. Ada 1.630 LHKPN telah dilaporkan seluruh pimpinan, Dewan Pengawas (Dewas), dan pegawai.

"Batas waktu penyampaian LHKPN di KPK satu bulan lebih awal dari batas akhir pada umumnya, di mana batas akhir periode 2022 pada 31 Maret 2023," jelas Ipi kepada wartawan, dalam keterangan tertulisnya, Senin pagi (6/3).


Dia juga menjelaskan, setelah LHKPN selesai, dilakukan pemeriksaan administratif atau verifikasi, serta dinyatakan lengkap dan isiannya wajar, selanjutnya diumumkan di situs e-announcement LHKPN.

"Ini bentuk transparansi kepemilikan harta kekayaan insan KPK yang selanjutnya dapat diakses masyarakat," kata Ipi.

KPK juga memberi apresiasi kepada 224 dari 1.611 instansi penyelenggara negara atau wajib lapor yang telah menyelesaikan pengisian dan pelaporan LHKPN periode 2022 per 28 Februari 2023.

"KPK mengajak para penyelenggara negara atau wajib lapor yang belum menyampaikan LHKPN, segera melaporkannya, sebagai pemenuhan kewajiban," pungkas Ipi.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya