Berita

Puluhan ribu warga Israel menggelar aksi unjuk rasa menolak perombakan sistem peradilan/Net

Dunia

Berminggu-minggu, Puluhan Ribu Warga Israel Tolak Rencana Rombak Sistem Peradilan

MINGGU, 05 MARET 2023 | 08:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Aksi unjuk rasa anti-pemerintah di Israel telah memasuki minggu ke-9 berturut-turut. Mereka menolak rencana pemerintah untuk merombak sistem pengadilan.

Puluhan ribu pengunjuk rasa berkumpul di Tel Aviv secara damai pada Sabtu malam (4/3). .

“Saya datang untuk berdemonstrasi menentang revolusi rezim, yang dipaksakan oleh pemerintah Israel kepada kami. Saya berharap demonstrasi besar ini akan mempengaruhi dan membuktikan bahwa kita tidak akan menyerah,” kata guru sejarah berusia 53 tahun Ronen Cohen, seperti dimuat Reuters.


Aksi telah menarik banyak orang setiap minggu sejak awal Januari, ketika pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu membidik Mahkamah Agung.

Para pengunjuk rasa menentang UU yang dikeluarkan pemerintahan Netanyahu untuk membatasi kekuasaan Mahkamah Agung dalam memutuskan melawan legislatif dan eksekutif.

UU tersebut akan memberi bobot lebih kepada pemerintah dalam komite yang memilih hakim, dan akan menyangkal hak Mahkamah Agung untuk membatalkan amandemen apa pun atas apa yang disebut "Hukum Dasar", kuasi-konstitusi Israel.

Reformasi peradilan adalah landasan pemerintahan terbaru Netanyahu yang kembali menjabat pada akhir Desember.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya