Berita

Latihan militer Korea Selatan dan Amerika Serikat/Net

Dunia

Korut: PBB Harus Hentikan Latihan Militer Korsel dan AS

MINGGU, 05 MARET 2023 | 07:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Korea Utara semakin gerah dengan langkah Korea Selatan dan Amerika Serikat (AS) yang terus menggelar latihan militer gabungan.

Kementerian Luar Negeri Korea Utara pada Minggu (5/3) bahkan meminta Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk menghentikan latihan militer dua negara itu.

"Latihan dan retorika dari sekutu secara tidak bertanggung jawab meningkatkan tingkat konfrontasi," kata Wakil Menteri Luar Negeri Korea Utara, Kim Son Gyong dalam pernyataan yang disiarkan oleh KCNA.


Dalam pernyataannya, Kim menyesalkan PBB yang dinilai konsisten bungkam terhadap latihan tersebut, meski itu adalah tindakan provokatif.

“PBB dan komunitas internasional harus mendesak AS dan Korea Selatan untuk segera menghentikan pernyataan provokatif dan latihan militer bersama mereka,” tegas Kim.

Pernyataan ini muncul setelah bulan lalu, Kim mengatakan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres telah sangat tidak adil, tidak seimbang dalam uji coba rudal Korea Utara.

Korea Selatan dan AS direncanakan menggelar latihan militer skala besar selama lebih dari 10 hari pada bulan ini, Maret. Latihan ini melibatkan pendaratan amfibi.

Kedua negara berdalih latihan itu dilakukan untuk membelaa diri dan melawan ancaman dari program rudal balistik dan senjata nuklir Korea Utara.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Selat Hormuz dan Senjata Geopolitik Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:40

Gabah Petani Terdampak Banjir di Grobogan Tetap Dibeli Bulog

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:25

MBG Dikritik dan Dicintai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:59

Sambut Kedatangan Prabowo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:50

Tourism Malaysia Gaet Media dan Influencer ASEAN Promosikan Wisata Ramadan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:44

Kader Golkar Cirebon Diminta Sukseskan Seluruh Program Pemerintah

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:21

Kritik Mahasiswa dan Dinamika Konsolidasi Kekuasaan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:55

Wacana Impor 105 Ribu Pikap India Ancam Industri Dalam Negeri

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:33

Insan Intelijen TNI Dituntut Adaptif Hadapi Dinamika Geopolitik

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:13

Genjot Ekonomi Rakyat, Setiap SPPG Terima Rp500 Juta untuk 12 Hari

Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:45

Selengkapnya