Berita

Siswi korban keracunan yang dirawat di rumah sakit Iran pada Selasa, 28 Februari 2023/Net

Dunia

Ratusan Siswi di Iran Keracunan Ringan, Diduga Faktor Kesengajaan

RABU, 01 MARET 2023 | 15:00 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ratusan anak perempuan Iran di berbagai sekolah dilaporkan menderita keracunan massal dalam beberapa bulan terakhir.

Serangan racun terjadi di lebih dari 30 sekolah di empat wilayah di kota suci Muslim Syiah Qom, Iran, sejak November tahun lalu.

Menteri Kesehatan Iran Bahram Einollahi mengatakan para siswi menderita keracunan ringan dengan gejala mual dan jantung berdebar-debar.


Bahram menyebut beberapa siswi keracunan telah di rawat di rumah sakit dan saat ini pihaknya tengah menyelidiki penyebab pasti serangan racun tersebut.

"Kami tengah menyelidiki dari mana racun ringan ini berasal.  Apakah itu tindakan yang disengaja atau tidak, itu tidak berada dalam lingkup kementerian saya," ujarnya, seperti dimuat National Post pada Selasa (28/2).

Namun, beberapa politisi menyebut  keracunan massal itu merupakan suatu kesengajaan yang dilakukan agar anak perempuan berhenti sekolah.

Sebab beberapa orang tua telah mengeluarkan anak-anak mereka dari sekolah sejak insiden keracunan dimulai.

Tuduhan itu merujuk pada kelompok ulama Iran yang menentang pendidikan anak perempuan tetap dilanjutkan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Ambang Batas Parlemen Moderat Cukup 2,5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 20:04

Eks Kepala PPATK: Demutualisasi BEI Kebutuhan Mendesak, Faktor Pertemanan Permudah Penyimpangan

Senin, 02 Februari 2026 | 19:50

Ribuan Warga Kawanua Rayakan Natal dan Tahun Baru dengan Nuansa Budaya

Senin, 02 Februari 2026 | 19:45

Catat! Ini 9 Sasaran Operasi Keselamatan Jaya 2026 dan Besaran Dendanya

Senin, 02 Februari 2026 | 19:45

Prabowo Terima Dirut Garuda dan Petinggi Embraer di Istana, Bahas Apa?

Senin, 02 Februari 2026 | 19:41

Menkeu Purbaya Singgung Saham Gorengan Saat IHSG Anjlok, Apa Itu?

Senin, 02 Februari 2026 | 19:29

Alur Setoran Kades dan Camat ke Sudewo Ditelisik KPK

Senin, 02 Februari 2026 | 19:23

Horor Sejarah Era Jim Crow

Senin, 02 Februari 2026 | 19:14

10 Surat Tanah yang Tidak Berlaku Lagi mulai Februari 2026

Senin, 02 Februari 2026 | 19:12

5 Takjil Khas Daerah Indonesia Paling Legendaris

Senin, 02 Februari 2026 | 18:53

Selengkapnya