Berita

Direktur PARA Syndicate, Ari Nurcahyo (paling kiri)/RMOL

Politik

Prediksi PARA Syndicate, Tiga Menteri Ini Berpotensi Kena Reshuffle

RABU, 01 MARET 2023 | 14:19 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menjelang Ramadhan, Presiden Joko Widodo diprediksi akan kembali melakukan pergantian kabinet alias reshuffle.

Direktur PARA Syndicate, Ari Nurcahyo, menjelaskan perombakan ini didasari atas pertimbangan politik dan kinerja menteri. Dia membaca ada tiga menteri yang berpotensi diganti.

"Pertama Menkominfo (Johnny G. Plate). Itu karena menyangkut persoalan hukum. Jadi indikator ini bisa ganggu kinerja kementerian," kata Ari di markas PARA Syndicate di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (1/3).


Selanjutnya yang berpotensi juga bakal diganti adalah Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo. Syahrul Yasin dan Johnny G. Plate sama-sama berasal dari Nasdem.

Selain keduanya, menteri dari Nasdem yang duduk di kabinet Jokowi lainnya adalah Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya.

"Jadi jumlah kursi Nasdem di kabinet bisa jadi dikurangi atau mungkin tidak diberikan sama sekali," tegasnya.

Menteri ketiga yang bakal kena reshuffle adalah Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali. Zainudin telah menyatakan mundur usai terpilih menjadi Wakil Ketua Umum PSSI.

"Alasannya mundur mungkin berkaitan dengan persoalan moral soal Kanjuruhan dan enggak mau rangkap jabatan meski pun Erick Thohir rangkap jabatan," pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya