Berita

Warga Suriah menunggu untuk menyeberang ke Suriah dari Turki/Net

Global

Setelah Gempa, 40 Ribu Warga Suriah di Turki Kembali ke Negaranya

RABU, 01 MARET 2023 | 09:42 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah terkena dampak gempa mematikan pada awal bulan lalu, puluhan ribu pengungsi Suriah yang menetap di Turki dilaporkan telah kembali ke negaranya melalui empat jalur penyeberangan perbatasan.

Menurut tabel statistik yang disediakan oleh Mazen Alloush pada Senin (27/2), sekitar 13.500 telah menyeberang Bab Al-Hawa, hampir 10.000 melalui penyeberangan Jarabulus dan sekitar 7.000 masing-masing melalui penyeberangan Bab Al-Salam dan Tal Abiad.

Di hari yang sama, seorang pejabat Kementerian Pertahanan Turki mengkonfirmasi bahwa jumlah warga Suriah yang telah kembali ke negara mereka mencapai 40.000 orang.


Dimuat The Star pada April tahun lalu, Turki melarang pengungsi Suriah dengan izin perlindungan sementara untuk melakukan perjalanan pulang pergi ke Suriah untuk mendukung upaya pemulangan satu arah.

Setelah gempa, otoritas Turki memberikan kelonggaran kepada para pengungsi untuk menghabiskan waktu hingga enam bulan di barat laut tanpa kehilangan kesempatan untuk kembali.

Menurut PBB, banyak yang kembali untuk memeriksa kerabat setelah gempa yang menewaskan lebih dari 44 ribu orang di Turki dan sekitar 6 ribu di Suriah.

Kebanyakan dari pengungsi bertempat tinggal di barat laut yang dikuasai pemberontak di negara itu, menurut PBB.

Sementara yang lain pindah dengan kerabat di Suriah setelah rumah dan bisnis mereka di Turki hancur akibat gempa.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya