Berita

Ujang Komarudin /Ist

Politik

Kecoh Lawan Politik, Megawati Sebenarnya Sudah Punya Calon

RABU, 01 MARET 2023 | 09:32 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Sinyal dukungan Partai Amanat Nasional (PAN) kepada Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden (Bacapres) membuat sejumlah kader PDIP geram, walaupun secara resmi partai yang dipimpin Megawati itu belum mengumumkan calonnya.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin, berpendapat, Megawati Soekarnoputri sebenarnya sudah mengantongi nama Bacapres PDIP. Tapi dia sedang memainkan strategi agar jadi perhatian Parpol lain dan tidak mudah terbaca.

“Saya melihat PDIP sedang pasang kuda-kuda. Megawati sedang memainkan strategi agar tidak diketahui sejak awal oleh lawan politik,” kata Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL, sesaat lalu, Rabu (1/3).


Ujang menambahkan, PDIP tidak akan grusa-grusu, karena sudah punya golden ticket 20 persen (presidential threshold).

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) itu juga mengatakan, soal Bacapres PDIP sebenarnya sudah sering disampaikan Megawati, bahwa dia harus kader PDIP.

“Nah, kalau tidak Puan Maharani ya Ganjar Pranowo, yang sekarang muncul itu,” tukasnya.

Sebelumnya, Wasekjen PDIP, Sadarestuwati, menyorot langkah Parpol lain yang menyebut nama kader PDIP. Menurutnya, mengedepankan etika dalam politik sangat penting. Apalagi Gubernur Jawa Tengah itu masih kader PDIP.

“Seperti pernah saya sampaikan, etika politik sangat penting dan harus dikedepankan. Jangan sampai main serobot, apalagi Pak Ganjar sampai saat ini masih kader dan petugas partai PDI Perjuangan,” tegasnya kepada wartawan, Senin (27/2).


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya