Berita

Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono /RMOL

Politik

Antitesa Kekuasaan, Anies-AHY Dinilai Pasangan Paten

RABU, 01 MARET 2023 | 09:16 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dinilai paling cocok mendampingi bakal calon presiden (Bacapres) dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan.

Sekretaris DPC Partai Demokrat Jakarta Pusat, Alkautsar, menilai, AHY dan Anies bukan bagian dari kekuasaan saat ini, sehingga memudahkan aktualisasi gagasan besar dalam melakukan perbaikan dan perubahan, jika terpilih.

"Anies dan AHY memiliki latar belakang berbeda. Anies berasal dari kalangan sipil, sementara AHY berasal dari keluarga militer. Perpaduan yang cocok untuk memimpin," katanya, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (1/3).


Anies dan AHY juga dipandang mewakili kalangan yang berbeda. Anies dicitrakan mewakili generasi boomers, sementara AHY sangat dekat dengan generasi milenial yang dianggap sebagai pemilik zaman hari ini.

Demisioner Ketua Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi Wilayah DKI Jakarta itu juga menambahkan, Anies dan AHY memiliki kesamaan dalam kepemimpinan, yakni sangat toleran terhadap perbedaan.

"Anies dan AHY tidak pernah melakukan gimmick untuk meraup empati warga negara. Keduanya melakukan kerja konkret menangkap kemauan warga negara," jelasnya.
 
Menurut Alkautsar, gambaran semua itu dapat dijadikan indikator bahwa pasangan Anies-AHY sebagai pasangan paten untuk memenangkan Pemilu, karena antitesa dari kekuasaan yang menyengsarakan rakyat saat ini.

"Kita pernah memilih yang salah, namun harapan kembali muncul pada pasangan Anies-AHY," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya