Berita

Presiden Brasil Lula Da Silva/Net

Dunia

Meski Ditekan AS, Brasil Tetap Izinkan Dua Kapal Perang Iran Berlabuh

SELASA, 28 FEBRUARI 2023 | 18:20 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Brasil telah mengizinkan dua kapal Iran untuk berlabuh di Rio de Janeiro, meski terdapat tekanan dari Amerika Serikat (AS).

Dua kapal tersebut bernama IRIS Makran dan IRIS Dena. Menurut otoritas pelabuhan Rio de Janeiro, terdapat arahan untuk membiarkan dua kapal itu masuk ke kawasan mereka pada Minggu pagi (26/2) waktu setempat.

Laporan Reuters pada Senin (27/2) menyebut, awalnya Brasil menolak permintaan Iran pada akhir Januari agar mengizinkan kapal-kapal itu berlabuh di Rio de Janeiro.


Penolakan Brasil disinyalir karena waktunya berdekatan dengan rencana kunjungan Presiden Lula Da Silva ke Washington untuk bertemu dengan Presiden Joe Biden pada 10 Februari lalu.

Namun sepulang Lula dari AS, kapal-kapal Iran akhirnya diberi izin berlabuh.

Menurut surat kabar lokal, persetujuan kapal Iran diberikan oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Laut Brasil, Carlos Eduardo Horta Arentz antara 26 Februari dan 4 Maret.

Carlos menjelaskan, izin diberikan setelah adanya perintah dari Kementerian Luar Negeri, yang juga mempertimbangkan petisi dan logistik kedutaan.

Kehadiran kapal perang Iran di pantai Brasil terus mengganggu AS. Washington khawatir jika Teheran berusaha membangun hubungan yang lebih dekat dengan pemerintahan Lula, yang baru menjabat pada 1 Januari lalu.

Terlebih diplomasi dengan Iran adalah salah satu sorotan dari upaya Lula untuk meningkatkan kedudukan internasional Brasil selama masa jabatan sebelumnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya