Berita

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata/RMOL

Hukum

Banyak Harta Kekayaan Pejabat Tidak Sesuai Profil, KPK Minta Netizen Lacak dan Viralkan

SELASA, 28 FEBRUARI 2023 | 15:44 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tidak hanya berhenti di pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta warganet atau netizen melacak dan memviralkan harta kekayaan pejabat yang tidak wajar. Hal itu sebagai upaya agar pejabat negara tidak berani bertindak macam-macam.

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata mengatakan, banyak pejabat di Indonesia yang melaporkan harta kekayaannya ke KPK tidak cocok dengan profil jabatannya.

"Karena ada yang melaporkan, kemarin saya juga dapat forward terkait para pejabat di Kementerian Keuangan itu ternyata kaya-kaya kan. Ada yang sampai 50 (miliar rupiah), ada 60 (miliar rupiah)" ujar Alex kepada wartawan di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (28/2).


Bahkan kata Alex, banyak juga pejabat yang ternyata melaporkan harta kekayaannya di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dengan nilai sedikit yang tidak sesuai dengan profil jabatannya.

"Jadi tidak hanya yang tinggi saja yang akan kita klarifikasi, termasuk yang kita duga ini yang melaporkan rendah itu belum tentu benar juga. Ini jangan-jangan banyak aset yang diatasnamakan orang lain dan tidak dilaporkan. Karena kalau kita lihat, posisinya cukup strategis, tetapi laporannya sedikit. Jadi kita bertanya-tanya, utang enggak ada," kata Alex.

Alex berharap, masyarakat tidak hanya memelototi harta kekayaan Rafael, melainkan juga dapat melakukan pengawasan terhadap pejabat lainnya.

"Coba teman-teman kalau itu bisa melacak aset para pejabat penyelenggara negara, kemudian diviralkan. Sehingga apa, banyak yang gerah kan. Itu kan juga menjadi salah satu dorongan supaya pejabat itu tidak bertindak macam-macam. Itu sebetulnya kita mendorongnya ke sana," terang Alex.

Selain itu, Alex menilai, tindakan yang dilakukan oleh warganet dengan mengungkapkan aset-aset pejabat pajak merupakan sesuatu hal yang bagus.

"Satu sisi bagus ini kan, teman-teman dan netizen banyak mengungkap aset-aset yang bersangkutan. Tapi saya bilang, jangan berhenti di yang bersangkutan (Rafael), banyak pejabat-pejabat kita yang berperilaku demikian. Bikin pesta yang sangat mewah, terbuka, kok enggak ada yang protes. Kendaraan dinasnya Lexus," pungkas Alex.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya