Berita

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati, dan Presiden Joko Widodo /Ist

Politik

Endorse Figur Potensial, Jokowi Tengah Muluskan Langkah PDIP

SELASA, 28 FEBRUARI 2023 | 09:13 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Dukungan atau endorsement yang diberikan Presiden Joko Widodo ke sejumlah figur potensial untuk Pilpres 2024, diprediksi sebagai upaya membantu PDI Perjuangan memuluskan strategi politiknya.


Analisa itu disampaikan pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, didasarkan pada fakta di lapangan. Menurutnya, pada beberapa bulan ke belakang, Jokowi sudah menyampaikan keunggulan 3 figur yang disebut-sebut sebagai bakal calon presiden (Bacapres).


Figur-figur itu disebutkan pada sejumlah acara Parpol, di antaranya Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.


Efriza juga mengatakan, 3 nama itu tidak lepas kaitannya dengan dua koalisi yang sudah terbentuk, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang beranggotakan Partai Golkar, PAN dan PPP, dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) yang berisi Partai Gerindra dan PKB.


“PDIP tinggal memilih KIB atau KKIR. Dan PDIP tinggal memilih berpasangan dengan Prabowo atau Airlangga, maupun Erick Thohir,” jelas Efriza, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (28/2).


Seperti diketahui, nama Airlangga mengemuka sebagai Bacapres paling banyak didukung dari hasil Musyawarah Rakyat (Musra) XVII yang digelar gabungan relawan Joko Widodo di Kendari, Sulawesi Tenggara, 12 November 2022.


Seperti diketahui, nama Airlangga mengemuka sebagai Bacapres paling banyak didukung dari hasil Musyawarah Rakyat (Musra) XVII yang digelar gabungan relawan Joko Widodo di Kendari, Sulawesi Tenggara, 12 November 2022.


Sementara nama Prabowo mengemuka di acara Perindo dan PPP, setelah Jokowi menyinggung nama Menteri Pertahanan itu sebagai Capres. Sementara di acara PAN, kepala pemerintahan itu menunjukkan kedekatan dengan Ganjar, sesuai keinginan Rakornas PAN.


“Ada upaya Jokowi memuluskan langkah PDIP bila berbicara mengenai koalisi dan kemungkinan pasangannya,” demikian kesimpulan Efriza.



Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya