Berita

Ketua Komisi Pemilihan Umum(KPU) RI, Hasyim Asyari saat hadiri sidang DKPP/RMOL

Politik

Dituding Dukung Sistem Pemilu Tertutup, Hasyim Asyari Minta Pemulihan Nama Baik ke DKPP

SENIN, 27 FEBRUARI 2023 | 18:42 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tudingan mendukung sistem pemilihan umum anggota legislatif (pileg) dengan sistem proporsional tertutup, membuat Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dituntut memulihkan nama baik Ketua Komisi Pemilihan Umum(KPU) RI, Hasyim Asyari.

Tuntutan tersebut disampaikan Hasyim sebagai pihak Teradu, dalam Sidang Pemeriksaan Pekara Nomor 14/PKE-DKPP/II/2023, di Ruang Sidang Utama DKPP RI, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Senin (27/2).

Hasyim menyatakan pokok aduan pihak Pengadu, dalam hal ini Direktur Utama Nasional Progressive Democracy Watch (Prodewa), Muhammad Fauzan Irvan, tidak berdasar.


“Menolak dalil-dalil aduan Pengadu untuk seluruhnya; menyatakan Teradu tidak terbukti melakukan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu,” ujar Hasyim dalam sidang.

Anggota KPU RI dua periode ini menegaskan, pernyataannya terkait sistem proporsional tertutup dalam acara Catatan Akhir Tahun 2022, di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, pada 29 Desember 2022 lalu, dipastikan karena ada uji materiil norma terkait di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Menyatakan Teradu telah menjalankan tahapan penyelenggaraan pemilu secara profesional sesuai asas dan prinsip penyelenggaraan pemilu; merehabilitasi nama baik Teradu,” demikian Hasyim menambahkan.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

KKB dan Ancaman Nyata terhadap Kemanusiaan di Papua

Jumat, 20 Maret 2026 | 05:59

Telkom Turunkan 20 Ribu Personel Amankan Layanan Telekomunikasi

Jumat, 20 Maret 2026 | 05:40

Salat Id Sambil Menikmati Keindahan Gunung Sumbing dan Sindoro

Jumat, 20 Maret 2026 | 05:19

PKS Minta DPR dan Pemerintah Rombak APBN 2026

Jumat, 20 Maret 2026 | 04:55

Ketika Gerakan Rakyat Kehilangan Akar

Jumat, 20 Maret 2026 | 04:35

BGN Perketat Pengawasan Sisa Pangan dan Limbah MBG

Jumat, 20 Maret 2026 | 04:15

Tokoh Perempuan Dorong Polri Telusuri Dugaan Aliran Dana Asing

Jumat, 20 Maret 2026 | 03:59

Arsitek Penyelesaian Kasus HAM Masa Lalu di Timor Leste

Jumat, 20 Maret 2026 | 03:33

Pertemuan Prabowo-Megawati Panggilan Persatuan di Tengah Kemelut Global

Jumat, 20 Maret 2026 | 03:13

Pengamanan Selat Bali

Jumat, 20 Maret 2026 | 02:59

Selengkapnya