Berita

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo/Net

Politik

Dapat Sinyal Dukungan dari PAN, PDIP Ingatkan Ganjar Pranowo Tegak Lurus pada Megawati

SENIN, 27 FEBRUARI 2023 | 18:15 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo diminta untuk tegak lurus dengan keputusan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri terkait pencapresan 2024.

Permintaan itu ditegaskan Ketua DPP PDIP Said Abdullah menanggapi sikap politik Partai Amanat Nasional (PAN) yang memberi sinyal bakal mengusung Ganjar Pranowo sebagai bakal capres di Pemilu 2024.

“Saya berharap Mas Ganjar tegak lurus atas hal itu, siapapun nanti figur yang dipilih oleh Ibu Ketua Umum. Dan saya kira Mas Ganjar sangat faham atas hal itu,” tegas Said Abdullah, Senin (27/2).


Said menegaskan, setiap kader banteng moncong putih harus patuh dan tunduk pada keputusan partai. Termasuk mengenai pencapresan 2024 yang notabene keputusannya berada di tangan Megawati selaku pemegang hak prerogratif.

“Kita tunggu saja momentum yang akan ditentukan oleh Ibu Ketua Umum,” katanya.

Ketua Banggar DPR RI itu memahami, jika Ganjar menjadi magnet politik dan dilirik oleh partai politik untuk mendongkrak elektoral. Sebab, rilis sejumlah lembaga survei nasional menempatkan orang nomor satu di Jateng itu memiliki elektabilitas yang tinggi.

“Namun saya yakin Mas Ganjar mengerti dan memahami posisinya saat ini sebagai petugas partai yang ditugaskan sebagai Gubernur Jateng,” pungkasnya.

Di hadapan Presiden Joko Widodo, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan memberikan pidato dalam acara Rakornas PAN di Semarang, Jawa Tengah pada Minggu (26/2).

Dalam pidatonya, Menteri Perdagangan itu, secara blak-blakan memberikan sinyal dukungan terhadap politikus PDIP Ganjar Pranowo dan Menteri BUMN Erick Thohir. Namun, ia mengatakan bakal tunduk dengan panglima tertinggi (Pati). Pati yang dimaksud adalah Presiden Jokowi.

"Ini ada Pak Ganjar ada Pak Erick sepertinya harmonis ini Pak, tapi jangan lupa sebagai panglima perang kita tunduk kepada Pak Presiden," kata pria yang akrab disapa Zulhas itu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya