Berita

Pengamat hukum pidana Universitas Lampung (Unila), Eddy Rifai/Net

Politik

Pengamat: Masalah Pribadi, Penganiayaan David Tidak Berkaitan dengan Kemenkeu

SABTU, 25 FEBRUARI 2023 | 20:18 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Penganiayaan anak pengurus GP Ansor, Cristalino David Ozora oleh Mario Dandy Satrio, anak mantan pegawai Ditjen Pajak Kementerian Keuangan adalah urusan pribadi. Artinya, kasus penganiayaan itu tidak berkaitan dengan institusi Kementerian Keuangan.

"Iya, itu ranah pribadi," ujar pengamat hukum pidana Universitas Lampung (Unila), Eddy Rifai saat dihubungi, Sabtu (25/2).

Eddy mengatakan, belakangan, Kemenkeu terseret dalam kasus penganiayaan tersebut karena perkara berkembang. Sebabnya, ketika masalah ini viral di media sosial.


"Netizen menelusuri tentang pelaku sehingga diketahui bahwa Mario Dandy gemar memamerkan kekayaannya dan merupakan anak eselon II Ditjen Pajak, Rafael Alun Trisambodo," katanya.

Selain itu, lanjutnya, warganet juga mempersoalkan tentang kekayaan Rafael Alun sebesar Rp 56 miliar, karena dianggap tidak sesuai dengan latar belakangnya sebagai pejabat Kemenkeu.

Apalagi, masih kata Eddy, ada beberapa harta Rafael yang diduga tidak dimasukkan ke dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

"(Kemenkeu) terdampak karena anak itu menggunakan mobil motor berlebihan. Padahal, dari gaji bapaknya tidak cukup segitu," demikian Eddy.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya