Berita

Presiden Joko Widodo bersama Anies Baswedan dalam satu kesempatan/Net

Politik

Anies Memang Antitesa Jokowi untuk Perbaiki Utang Hingga Infrastruktur

SABTU, 25 FEBRUARI 2023 | 00:38 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Indonesia pada 2024 nanti membutuhkan seorang pemimpin yang menjadi antitesa dari Presiden Joko Widodo. Sehingga, sangat tepat jika bakal calon presiden (bacapres) Koalisi Perubahan, Anies Baswedan disebut sebagai antitesa dari Jokowi.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi terkait pernyataan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang mengatakan Anies adalah antitesa Jokowi.

Muslim mengatakan, pada Pilpres 2024 nanti, harus ada capres yang jadi antitesa Jokowi untuk melakukan perbaikan di era kepemimpinan mantan Wali Kota Solo itu selama 10 tahun.


"Karena banyak hal di era Jokowi yang harus diperbaiki. Soal utang, infrastruktur dan IKN banyak menimbulkan kritik para ahli. Jadi antitesa Jokowi tidak selamanya berkonotasi jelek. Bisa juga antitesa untuk sempurnakan kekurangan yang telah dikerjakan oleh Jokowi," kata Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (24/2).

Mengingat kata Muslim, DKI Jakarta era Anies Baswedan banyak sekali melakukan perubahan dan perbaikan yang tidak dilakukan di era Jokowi dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Bahkan, DKI Jakarta menjadi wajah metropolitan, sederajat dengan kota-kota internasional yang merupakan buah karya Anies.

Dengan demikian, Muslim menilai, Hasto seharusnya berpikir rasional dan logis, dan tidak berpikir secara emosional yang tidak berpihak kepada fakta-fakta di lapangan.

"Ahok dan Djarot sudah pernah pimpin DKI, tapi harus disadari saat Pilgub DKI 2017-2022. Warga DKI pilih Anies-Sandi. Jangan karena kepentingan politik lalu tidak rasional dan emosional sehingga menafikan Anies Baswedan yang telah menata Ibukota dengan apik. Yang baik dan bagus harus diapresiasi, yang kurang dan jelek harus dibenahi. Jadilah politisi yang tidak berkacamata kuda," pungkas Muslim.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya