Berita

Gambar bendera Ukraina yang dicat para aktivis London di depan Kedutaan Rusia pada Kamis, 23 Februari 2023/Net

Global

Aktivis London Gambar Bendera Ukraina di Jalan Depan Kedutaan Rusia

JUMAT, 24 FEBRUARI 2023 | 11:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Memperingati satu tahun perang, para aktivis di London melakukan protes dengan menggambar bendera Ukraina di jalan depan Kedutaan Rusia.

Aksi tersebut dipimpin oleh aktivis Donkeys di Bayswater Road, dekat Hyde Park di Kensington, bertepatan dengan malam peringatan invasi Rusia pada Kamis (23/2).

Dalam foto dan video yang beredar di media sosial, nampak para aktivis dengan baju kerja pelukis membawa gerobak penuh kantung cat, kemudian menumpahkannya ke jalan.


Tumpahan cat yang berwarna kuning dan biru itu disapu dengan kuas besar hingga menyerupai bendera Ukraina.

Sementara kendaraan yang melintasi jalanan tersebut diminta untuk mengemudi secara perlahan, agar tidak merusak karya mereka.

Dalam sebuah pernyataan, pimpinan kelompok Donkeys itu mengatakan aksi menggambar bendera Ukraina dilakukan agar Rusia mengingat apa yang mereka lakukan pada negara berdaulat itu.

“Besok adalah peringatan pertama invasi imperialis Putin ke Ukraina, sebuah negara merdeka dan rakyat dengan hak untuk menentukan nasib sendiri. Keberadaan bendera Ukraina yang besar di luar kedutaannya di London akan mengingatkannya akan hal itu," tulis Donkeys, seperti dimuat Global News.

Meski begitu, aksi Donkeys dinilai sebagai tindak kriminal karena berusaha merusak jalan raya.

Pihak kepolisian menahan empat anggota Donkeys, tiga pria dan satu wanita di kantor polisi London Barat.

Donkeys adalah kelompok aktivis seni yang dibentuk untuk memprotes Brexit, tetapi fokusnya saat ini telah berkembang untuk mengatasi masalah sosial lainnya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya