Berita

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto (tengah)/Ist

Politik

Hasto: PDIP Tidak akan Berkoalisi dengan Pendukung Antitesa Pak Jokowi

KAMIS, 23 FEBRUARI 2023 | 14:04 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

PDI Perjuangan memastikan hanya membuka ruang koalisi untuk partai politik lain yang memenuhi syarat khusus.

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto menegaskan, partai pimpinan Megawati Soekarnoputri ini tidak akan berkoalisi dengan partai politik antitesa Presiden Joko Widodo.

"Kami jelas berbeda dengan Nasdem, Demokrat, PKS (Koalisi Perubahan) yang telah mengusung Bapak Anies Baswedan. Kami akan bekerja sama dengan partai-partai lain dan mendorong semangat gotong royong," ucap Hasto di Sekolah Partai PDIP, Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (23/2).


Hasto mengatakan, banyak faktor yang menjadi pertimbangan PDIP tidak mau berkoalisi dengan Koalisi Perubahan, salah satu indikatornya karena koalisi tersebut mendukung sosok antitesa Jokowi, yakni Anies Baswedan.

"Karena, kita lihat dari Jakarta (era Gubernur Anies Baswedan) tidak ada kesinambungan (dengan pemerintah pusat). Ini Mas Djarot (mantan Gubernur DKI Jakarta sebelum Anies) saksinya, mana ada kesinambungan? Dari gubernur saja sudah antitesa," imbuhnya.

Menurutnya, banyak kebijakan Presiden Jokowi tidak ditindaklanjuti Anies Baswedan saat masih menjabat gubernur. Apalagi jika Anies menjadi presiden 2024, maka Hasto khawatir kebijakan era Jokowi tidak akan dilanjutkan.

"Apalagi nanti kebijakan-kebijakan untuk yang lebih besar. Karena politik ini dimulai dari hal yang lebih kecil," tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya