Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dan Ketua DPR RI Puan Maharani/RMOL

Politik

Puan-Airlangga Bisa Mengancam Pasangan Lain di 2024

KAMIS, 23 FEBRUARI 2023 | 09:36 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemilihan presiden (Pilpres) 2024 masih cukup terbuka bagi tokoh-tokoh mumpuni untuk melanjutkan kepemimpinan Indonesia masa depan. Dari sekian nama yang diotak-atik sebagai bakal calon presiden dan calon wakil presiden, pasangan Puan Maharani dan Airlangga Hartarto dinilai punya kans kemenangan.

Apalagi jika pasangan tersebut turut didukung oleh PDIP dan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) berisi Golkar, PAN, dan PPP.

“Pasangan Puan-Airlangga adalah contoh model koalisi yang mengusung capres-cawapresnya secara top-down, bukan bottom-up,” kata Direktur Survei dan Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (23/2).


Meski punya kans kemenangan besar, Igor melihat menyatunya PDIP dengan parpol-parpol anggota KIB belum benar-benar menjadi perhatian utama publik. Ia menduga, hal itu terjadi lantaran belum adanya sosok bacapres yang dimunculkan dari kedua kubu.

Padahal melihat peta Pilpres 2024, kecenderungan masyarakat dalam memilih masih banyak dipengaruhi oleh sosok yang akan diusung partai.

“Pemilih di Indonesia 70-80 persen lebih melihat tokoh, ketimbang identifikasi partai yang hanya berkisar 20-30 persen,” sambung Igor.

Di sisi lain, bila duet Puan-Airlangga diwujudkan, pasangan ini diyakini tak akan berbeda dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo saat ini.

“Bisa diprediksi bahwa pasangan Puan-Airlangga nanti akan lebih membawa program yang konservatif dari penguasa sekarang,” demikian Igor menambahkan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya