Berita

Jurubicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri/RMOL

Hukum

Lukas Enembe Dalam Kondisi Sehat, KPK Yakin Masyarakat Papua Tidak Terprovokasi Isu

RABU, 22 FEBRUARI 2023 | 03:22 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Masyarakat di Papua diyakini tidak akan terpengaruh dengan provokasi pernyataan-pernyataan soal isu kesehatan tersangka Lukas Enembe (LE) selaku Gubernur Papua. Mengingat, Lukas saat ini dipastikan dalam keadaan sehat selama menjalani penahanan di Rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Jurubicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri mengatakan, selain dalam kondisi sehat, Lukas juga sudah bertemu dengan Penasihat Hukum (PH) dengan difasilitasi oleh KPK di dalam rutan.

"Penasihat hukumnya tadi bertemu dengan LE, dan kemudian LE keluar dari ruang kamarnya dengan berjalan kaki menuju tempat bertemunya dengan penasihat hukum, yang kita sebut dengan ruang tatap muka," ujar Ali kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (21/2).


Ali pun membantah pernyataan dari pihak keluarga, yang menyatakan bahwa Lukas diperlakukan dengan tidak baik.

"Kami pastikan tidak benar. KPK junjung tinggi hak asasi manusia, hak-haknya kami penuhi. Dia menginginkan agar makan umbi umbian, kami penuhi itu. Kesehatannya juga kami pantau, empat kali sehari kami lakukan pemeriksaan," tegas Ali.

Namun demikian, Ali meyakini, masyarakat di Papua tidak akan terprovokasi dengan pernyataan-pernyataan mengenai isu kondisi kesehatan Lukas di Rutan KPK.

"Kami yakin masyarakat Papua juga tidak akan pernah terprovokasi dengan pernyataan-pernyataan isu-isu yang tidak benar terkait kondisi kesehatan dari tersangka LE," pungkas Ali.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya