Berita

Presiden Jokowi didampingi Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meninjau proyek normalisasi Kali Ciliwung/Net

Politik

Rampung 2024, Jokowi: Pekerjaan Normalisasi Kali Ciliwung Tinggal 17 KM

SELASA, 21 FEBRUARI 2023 | 15:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Meski sempat diguyur hujan, Presiden Joko Widodo tetap bersemangat meninjau pengerjaan proyek normalisasi Kali Ciliwung di Kelurahan Pengadegan, Pancoran, Jakarta Selatan.

Menurut Presiden Jokowi yang merupakan mantan Gubernur DKI Jakarta, pekerjaan ini sangat penting untuk mengurangi banjir di wilayah Ibukota.

"Pekerjaan normalisasi Kali Ciliwung ini tinggal 17 kilometer lagi," kata Presiden di lokasi.


Beberapa titik yang sudah dibebaskan misalnya di Rawajati segera bisa dimulai konstruksinya. Begitu juga di kawasan Pengadegan yang pembayaran untuk pembebasan lahannya dimulai Rabu besok (22/2).

Selain Kali Ciliwung, normalisasi juga akan dilaksanakan di 12 sungai lainnya di Jakarta.

"Saya menargetkan proyek normalisasi Kali Ciliwung selesai pada akhir tahun 2024," jelas Jokowi.

Turut hadir mendampingi Presiden, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono; Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN), Hadi Tjahjanto; dan Pejabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono.

Untuk informasi, normalisasi Sungai Ciliwung merupakan bagian dari rencana induk sistem pengendalian banjir (flood control) Jakarta dari hulu hingga hilir. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembalikan kondisi lebar Sungai Ciliwung menjadi kondisi normal yaitu 35-50 meter.

Lingkup pekerjaan normalisasi ini meliputi perkuatan tebing, pembangunan tanggul, pembangunan jalan inspeksi dengan lebar 6-8 meter di sepanjang sisi Sungai Ciliwung, meningkatkan kapasitas tampung alir dari 200 m3/det menjadi 570 m3/det, serta penataan kawasan di sekitar Sungai Ciliwung.

Normalisasi Sungai Ciliwung ini melintasi sejumlah kelurahan di DKI Jakarta yaitu Manggarai, Bukit Duri, Kebon Manggis, Kampung Melayu, Kampung Pulo, Kebon Baru, Bidara Cina, Cikoko, Cawang, Pengadegan, Rawajati, Cililitan, Gedong, Tanjung Barat, Balekambang, Pejaten Timur, Jagakarsa dan Pasar Minggu.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya