Berita

Ketua KPK, Firli Bahuri/RMOL

Hukum

Berhasil Ditangkap KPK, Firli Bahuri Ungkap Persembunyian Buronan Ricky Ham Pagawak

MINGGU, 19 FEBRUARI 2023 | 16:36 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak (RHP) ternyata kembali ke wilayah Jayapura sejak Januari 2023 setelah melarikan diri ke Papua Nugini. Dia pun akhirnya ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama jajaran Polda Papua di tempat persembunyian di daerah Abepura, Kota Jayapura.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Ketua KPK, Firli Bahuri yang membeberkan kronologis penangkapan terhadap buronan KPK tersebut.

Firli menjelaskan, pada 12 Juli 2022, KPK melakukan upaya penangkapan terhadap Ricky Ham Pagawak, akan tetapi tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pelaksanaan berbagai proyek di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamberamo Tengah itu melarikan diri ke Papua Nugini pada 14 Juli 2022.


"RHP melarikan diri ke PNG melalui Skow (Yambe) pada saat tim KPK akan melakukan penangkapan," ujar Firli kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu sore (19/2).

Akhirnya kata Firli, pada Juli 2022 itu, KPK melakukan koordinasi dengan pihak Kedutaan Besar (Kedubes) RI untuk Papua Nugini di Port Moresby dalam rangka pencarian Ricky Ham Pagawak di wilayah Papua Nugini.

"Sejak bulan September tahun 2022 sampai dengan Desember 2022, terus melakukan kontak dengan tim dari Krimum Polda Papua terkait keberadaan RHP. Januari 2023, Satgas mendapat informasi bahwa RHP masuk ke Wilayah Jayapura," kata Firli.

Kemudian kata Firli, pada Sabtu (18/2), KPK memperoleh informasi terkait persembunyian Ricky Ham Pagawak. Sehingga pada hari ini, KPK beserta jajaran Polda Papua akhirnya berhasil menangkap Ricky Ham Pagawak.

"Hari Minggu pagi sampai siang, RHP ada di suatu lokasi di Abepura dan tidak ada pergerakan. Sekira pukul 15.00 WIT dilakukan penangkapan terhadap penghubung RHP. Berdasarkan informasi yang didapat tentang keberadaan RHP, tim bergerak ke tempat yang diduga persembunyian RHP di Abepura. Sekira pukul 16.30 WIT RHP bisa diamankan dan langsung dibawa ke Mako Brimob," pungkas Firli.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Kadisdik DKI Senang Lihat Kemping Pramuka di SDN 11 Kebon Jeruk

Sabtu, 10 Januari 2026 | 02:03

Roy Suryo Cs Pastikan Menolak Ikuti Jejak Eggi dan Damai

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:47

Polri Tetap di Bawah Presiden Sesuai Amanat Reformasi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:14

Kesadaran Keselamatan Pengguna Jalan Tol Rendah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:04

Eggi dan Damai Temui Jokowi, Kuasa Hukum Roy Suryo Cs: Ada Pejuang Ada Pecundang!

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:34

Debat Gibran-Pandji, Siapa Pemenangnya?

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:19

Prabowo Didorong Turun Tangan terkait Kasus Ketua Koperasi Handep

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:04

Eggi dan Damai Mungkin Takut Dipenjara

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:46

Relasi Buku Sejarah dan Medium Refleksi Kebangsaan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:42

Kadispora Bungkam soal Lahan Negara di Kramat Jati Disulap Jadi Perumahan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:07

Selengkapnya