Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Data Pribadi Bocor, 14 Aplikasi di Play Store Pakistan Dihapus

MINGGU, 19 FEBRUARI 2023 | 10:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Desakan Pakistan untuk menghapus belasan aplikasi di Play Store karena penyalahgunaan data, disetujui oleh Google.

Pada Minggu (19/2), perusahaan teknologi AS milik Alphabet itu mengumumkan telah menghapus 14 aplikasi sesuai permintaan National Database and Registration Authority (NADRA) Pakistan.

Dalam sebuah surat yang dikirimkan ke Google, NADRA mengungkap telah terjadi pelanggaran data pribadi penduduk Pakistan yang dilakukan oleh 14 aplikasi terdaftar Google.


"Data pribadi penduduk Pakistan yang dijual atau dibagikan secara ilegal oleh berbagai aplikasi yang dihosting di platform Anda dan tersedia di Google Play Store," kata NADRA, seperti dimuat Dawn.

Selain terdaftar, belasan aplikasi itu juga menggunakan nama dan produk NADRA untuk meniru dan menipu pengguna agar percaya bahwa aplikasi tersebut berafiliasi, disahkan dan dioperasikan oleh NADRA.

Oleh sebab itu, aplikasi bodong itu mampu memperoleh data pribadi dari penduduk Pakistan dan melanggar kebijakan peniruan Google karena berpura-pura menjadi orang lain.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya