Berita

Puan Maharani dan Ganjar Pranowo/Repro

Politik

Puan Masih jadi Batu Sandungan Ganjar Merebut Tiket Capres 2024

JUMAT, 17 FEBRUARI 2023 | 09:37 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Peluang Ganjar Pranowo ikut bertarung sebagai calon presiden (Capres) di pemilihan presiden (Pilpres) 2024 sangat tergantung pada kesediaan PDIP. Namun, kemungkinan diusung partai berlambang banteng itu sangat kecil.

Menurut analisis pengamat politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga, tiket capres untuk Ganjar masih terganjal oleh putri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, yakni Puan Maharani.  

Untuk mendapat tiket dari PDIP, Ganjar harus bersaing dengan putri Puan Maharani.


"Tentu tidak mudah bagi Ganjar untuk menyisihkan Puan. Sebab, Puan tampaknya memang disiapkan PDIP untuk maju pada Pilpres 2024," ucap Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (17/2).

Setidaknya, ada dua indikasi Puan sudah disiapkan untuk maju nyapres. Pertama, Puan dipercaya untuk menemui ketua umum partai politik. Kepercayaan itu menjadi pertanda cucu Bung Karno ini sosok yang disiapkan untuk nyapres.

"Jadi, safari politik yang dilakukan Puan membawa misi untuk melihat peluang koalisi dengan partai yang pas. Termasuk peluang pasangan yang pas (dipasangkan) bersama Puan pada Pilpres 2024," katanya.

Kedua, Puan dipercaya melakukan konsolidasi ke bawah. Kepercayaan itu dimaksudkan agar Puan dapat bertemu langsung dengan kader. Melalui pertemuan itu, para kader PDIP memberi dukungan kepada Puan untuk nyapres.

"Jadi, dengan Puan turun ke bawah, ia dapat menggalang kekuatan. Ini artinya, mesin politik PDIP diharapkan dapat dikendalikan Puan," tutupnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya