Berita

Koferensi pers Jokowi Mania (Joman)/RMOL

Politik

Belok dari Ganjar, Joman Banting Setir Dukung Prabowo Subianto

RABU, 15 FEBRUARI 2023 | 14:30 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Arah dukungan pencalonan presiden tahun 2024 oleh relawan Jokowi Mania (Joman) bisa dibilang banting setir, karena berbalik 180 derajat dari kontestasi sebelumnya, yaitu mendukung Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto yang notabene lawan politik petahana Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019 lalu.

Mulanya, Ketua Umum Joman, Immanuel Ebenezer mengatakan, pihaknya telah selesai memetakan sejumlah tokoh bakal calon presiden (bacapres) yang mengemuka beberapa bulan ini.

Katanya, mulai dari nama Ketua DPR RI Puan Maharani, mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, dan termasuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang merupakan sosok yang didukungnya sebelum akhirnya Relawan Ganjar Pranowo (GP) Mania dibubarkan.


“GP punya sosok baik. Kami tidak pernah memposisikan kader bangsa di Pemilu 2024 adalah orang-orang yang tidak memiliki integritas,” ujar sosok yang kerap disapa Noel ini dalam jumpa pers di Kantor DPP Joman di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (15/2).

Dari 3 nama selain Ganjar itu, Noel menyatakan bahwa Joman akhirnya menetapkan satu nama yang secara kriteria paling cocok untuk didukung pada Pilpres 2024 mendatang.

“Menurut saya, bicara tentang Jokowi, bicara Puan, bicara Anies Baswedan, diskusi juga tentang Pak Prabowo, dalam diskusi itu semua isinya positif semua. Tidak ada sinisme politik,” sambungnya menegaskan.

Disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Joman, Akhmad Gojali, sosok yang ditetapkan Joman untuk didukung sebagai capres 2024 adalah Menteri Pertahanan yang juga Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

“DPP Joman memutuskan untuk mendukung Prabowo Subianto sebagai capres 2024-2029,” demikian Ahkhmad Gojali menambahkan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya