Berita

Ribuan pendukung oposisi yang melakukan protes di gedung pemerintahan Albania pada Sabtu, 11 Februari 2023/Net

Dunia

Ribuan Pendukung Oposisi Albania Tuntut PM Edi Rama Mundur

MINGGU, 12 FEBRUARI 2023 | 14:24 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ribuan pendukung oposisi Albania ambil bagian selama akhir pekan dalam protes anti pemerintah yang menuntut mundurnya Perdana Menteri Edi Rama.

Pemimpin Partai Demokrat kanan-tengah, Sali Berisha, dan pemimpin Partai Kebebasan sayap kiri, Ilir Meta, turut hadir dalam protes yang berlangsung di depan gedung utama pemerintah pusat.

Rama diminta mundur atas dugaan korupsi dan kesalahan penanganan ekonomi.


“Waktunya telah tiba bagi revolusi ini untuk mengeluarkan uang hasil korupsi dan mengubahnya menjadi gaji dan pensiun yang lebih tinggi,” kata Berisha, seperti dimuat The Washington Post pada Sabtu (11/2).

Mereka membawa spanduk dan berteriak agar Edi Rama dari Partai Sosialis kiri-tengah mengundurkan diri.

Bom asap juga turut dilemparkan pengunjuk rasa ke pintu masuk utama gedung pemerintah, di mana ratusan petugas polisi berbaris untuk melindungi gedung.

Edi Rama dituduh melakukan korupsi dan membuat kebijakan ekonomi yang salah karena membiarkan eksodus pemuda Albania pergi mengejar pekerjaan di negara-negara Eropa Barat.

Sementara Kabinet Rama membantah dugaan tersebut dan mengklaim pemerintahannya berhasil menjaga inflasi tetap rendah dibandingkan negara Eropa lainnya dan telah mensubsidi listrik untuk keluarga dan usaha kecil.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya