Berita

Aksi protes di Paris yang menuntut pembatalan refirmasi usia pensiun/Net

Dunia

Prancis Kembali Membara, 960.000 Orang Turun ke Jalan Tuntut Pembatalan Reformasi Pensiun

MINGGU, 12 FEBRUARI 2023 | 10:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Putaran keempat aksi protes reformasi pensiun pada sabtu (11/2) diwarnai kericuhan, setelah pengunjuk rasa di Paris menjungkirbalikkan tong sampah dan memecahkan jendela toko.

Polisi dikerahkan di seluruh Prancis untuk mengamankan aksi yang biasanya akan berakhir dengan pergolakan dan kekerasan.

Kelompok ekstremis mulai berulah dengan berteriak memprovokasi massa. Mereka juga mulai melempar botol ke arah petugas.


Laporan Euro News menyebutkan, polisi Paris menembakkan gas air mata dan menangkap para penghasut di mana di saat bersamaan sebuah mobil terbalik dan dibakar di Boulevard Voltaire.

Lebih dari 960.000 orang berbaris di Paris, Nice, Marseille, Toulouse, Nantes dan kota-kota lain, menurut Kementerian Dalam Negeri.  Mereka terus mendesak pemerintah agar mundur dari rencana reformasi pensiun yang dinilai merugikan.

Barisan aksi protes dimulai dari Place de la Republique menuju  Place de la Nation. Pihak berwenang meminta pengunjuk rasa segera kembali ke rumah masing-masing, tetapi pengunjuk rasa tetap meneruskan langkah mereka.

Serikat pekerja Prancis telah mengumumkan "blokade negara" mulai 7 Maret jika pemerintah tidak mengambil langkah mundur dari proyek reformasi pensiun.

Reformasi, yang ketentuan utamanya disampaikan oleh Perdana Menteri Elisabeth Borne pada 10 Januari, akan menaikkan usia pensiun minimum dari usia 62 tahun menjadi 64 tahun pada tahun 2030 dan akan meningkatkan pensiun penuh minimum menjadi 1.200 euro setelah berkarir minimal 43 tahun.

RUU tersebut sedang dipertimbangkan oleh Majelis Nasional (majelis rendah parlemen Prancis). Perdana menteri mengharapkan untuk melaksanakan reformasi musim panas ini.

Aksi  protes pertama digelar pada 19 Januari, lalu 31 Januari, dan 7 Februari, lalu Sabtu 11 Februari. Reli nasional berikutnya diperkirakan akan diadakan pada 16 Februari.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya