Berita

Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo/Ist

Politik

Survei PWS, Perindo Tembus 4 Besar Partai Peduli Pertanian

SABTU, 11 FEBRUARI 2023 | 04:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Partai Persatuan Indonesia (Perindo) menembus posisi 4 besar partai politik yang peduli terhadap sektor pertanian. Hal ini terpotret dalam survei Political Weather Station (PWS) yang dilakukan pada 23 sampai 31 Januari 2023 di 34 Provinsi.

"Sebanyak 6,7 persen responden menilai Partai Perindo peduli terhadap masalah pertanian di Republik ini," kata peneliti PWS, Sharazani, yang dikutip Kantor Berita RMOLJakarta, Jumat (10/2).

Hasil survei ini berdasarkan jawaban responden saat ditanya tentang 18 partai politik peserta Pemilu 2024.


"Partai besutan Hary Tanoesoedibjo ini juga dipersepsikan publik sebagai salah satu partai yang peduli masalah pertanian bersama Partai Gerindra, PDI Perjuangan, dan Partai Golkar," tutur Sharazani.

Berdasarkan survei PWS mengenai pertanian tersebut, di antara 18 partai peserta Pemilu 2024, Gerindra dianggap sebagai partai yang paling peduli pertanian dan berada di posisi pertama dengan 14,8 persen. Lalu, PDI Perjuangan dengan 13,9 persen dan Partai Golkar mencapai 9,6 persen.

Partai Perindo menjadi satu-satunya partai nonparlemen yang menembus 4 besar dengan 6,7 persen sebagai partai yang dinilai memiliki kepedulian terhadap sektor pertanian.

Capaian Partai Perindo itu layak diapresiasi di tengah 30,9 persen responden lainnya menilai tidak ada partai yang peduli terhadap masalah pertanian di negeri ini.

Survei PWS dilakukan dari 23 sampai 31 Januari 2023 di 34 provinsi. Populasi dari survei itu adalah seluruh warga negara Indonesia yang sudah mempunyai hak pilih atau seluruh penduduk Indonesia yang minimal telah berusia 17 tahun dan/atau belum 17 tahun tetapi sudah menikah.

Jumlah sampel sebesar 1.200 responden, diperoleh melalui teknik pencuplikan secara acak sistematis (systematic-random sampling). Margin of error+/- 2,83 persen, dan pada tingkat kepercayaan (level of confidence) sebesar 95 persen.

"Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara melalui telepon (telesurvey) dengan pedoman kuesioner. Responden terdistribusi 50 persen laki-laki dan 50 persen perempuan, serta 60 persen penduduk pedesaan dan 40 persen penduduk perkotaan," demikian Sharazani.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya