Berita

Ilustrasi/Net

Pertahanan

Mulai Tahun Ini, TNI Siapkan Operasi Pasukan Pengamanan Terbatas di Laut Natuna Utara

JUMAT, 10 FEBRUARI 2023 | 08:20 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Mulai tahun ini, Tentara Nasional Indonesia (TNI) bakal menggelar operasi pengamanan terbatas di wilayah Laut Natuna Utara yang berbatasan dengan negara lain.

Hal itu disampaikan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono usai memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) TNI di Museum Satria Mandala, Jakarta Selatan pada Kamis petang (9/2).

"Mulai tahun ini kita adakan operasi yang sifatnya pamtas, pam perbatasan. Di situ kan ada perbatasan dengan Tiongkok, Vietnam, ada Malaysia, kita susun khusus untuk melaksanakan pamtas," kata Yudo.


Dengan adanya Pamtas, Yudo berharap kapal-kapal asing tidak lagi masuk ke wilayah zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia untuk mengambil sumber daya alam, seperti ikan dan lainnya.

Sejauh ini, Yudo menyebut belum ada jenis pelanggaran yang terjadi di wilayah Laut Natuna Utara. Namun, kebanyakan dari kapal asing hanya bermanuver pada zona bebas bernavigasi.

"Jadi pelanggaran wilayah itu adalah apabila ada kapal atau pesawat militer asing yang masuk di teritorial Indonesia, 12 mil itu sudah pelanggaran wilayah," jelas Yudo.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya