Berita

Pemandangan udara Terusan Panama di area kunci Pedro Miguel, di Panama City/Net

Dunia

Jika Patuhi Aturan, Kapal Iran Bisa Diizinkan Lewat Terusan Panama

KAMIS, 09 FEBRUARI 2023 | 12:23 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Panama membuka diri bagi kapal-kapal yang hendak melewati terusannya, termasuk bagi kapal milik Angkatan Laut Iran. Selama dapat mematuhi aturan internasional, kapal milik Iran bisa berlayar di Terusan Panama.

Begitu yang disampaikan oleh pihak berwenang Panama pada Rabu (8/2), menyusul kekhawatiran Barat bahwa Iran bisa saja mengirim kapal perang ke jalur air strategis itu.

Dimuat The Defense Post, Amerika Serikat sangat geram jika militer Iran benar-benar ditempatkan di kanal yang Washington dibangun pada awal abad ke-20 tersebut.


Berdasarkan perjanjian tahun 1977, kanal yang menghubungkan Samudera Atlantik dan Pasifik itu akhirnya diserahkan kepada Panama sebagai pihak netral yang akan menjaga jalur air tetap aman dan terbuka untuk transit kapal-kapal asing.

Selama mereka mematuhi norma keselamatan global, membayar tol dan tidak melakukan tindakan permusuhan, kapal-kapal itu akan diizinkan lewat, bahkan kapal perang sekali pun.

Surat kabar La Estrella de Panama bulan lalu melaporkan, Teheran berencana menempatkan kapal perangnya di Terusan Panama untuk meningkatkan kehadiran di Amerika Latin.

Menyusul kabar tersebut, di kolom The Washington Post, mantan Gubernur Florida Jeb Bush menuduh Panama membantu Iran menghindari sanksi minyak Barat.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya